Tingkatkan Kualitas Warga Binaan, Lapas Rangkasbitung Gelar One Day One Prisons Product

oleh
Tingkatkan Kualitas Warga Binaan, Lapas Rangkasbitung Gelar One Day One Prisons Product
Masyarakat antusias melihat produk hasil karya WBP Lapas Kelas III Rangkasbitung. (Foto: fajarbanten.com)

Rangkasbitung – Dalam rangka terus meningkatkan Kualitas Pembinaan bagi Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung menggelar kegiatan bertajuk One Day One Prison’s Product di Halaman Depan Lapas Jalan Protokol Multatuli, Sabtu (17/10).

Tampak masyarakat antusias melihat produk hasil karya WBP, diantaranya Gitar akustik, Telur, Tempat Tisu Rajutan, Miniatur Leuit Baduy, Miniatur Kapal Pesiar, Asbak bahan ukiran kayu, Cobek/Ulekan Bahan Kayu, blangkon jait dan lainnya.

Baca Juga  Prof. Sapta Nirwandar: INHALIFE Conference 2022 Fokus Pada Implementasi Hasil Laporan Tahun Sebelumnya

Turut hadir secara langsung Kepala Lapas Rangkasbitung, pejabat struktural, Duta layanan dan juga Mahasiswa Untirta.

Kepala Lapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto dalam keteranganya menyampaikan bahwa digelar sebagai upaya dalam memperkenalkan beragam karya positif narapidana selama di Lapas.

“Ini kita ingin masyarakat semakin tahu, Di Lapas Rangkasbitung, WBP dibina dengan berbagai kegiatan dan keterampilan, hasil nyatanya bisa dilihat dalam kegiatan ini dan hasilnya juga tidak kalah dengan produk sejenisnya diluar sana. Kegiatan ini kita akan gelar rutin, agar terus secara berkala juga memberikan dorongan semangat bagi WBP yang sedang melaksanakan pembinaan disetiap bidangnya,” kata Kalapas.

Baca Juga  Anggota DPRD Kota Bekasi Abdul Rozak Kawal Aspirasi Masyarakat

Melansir fajarbanten.com, kegiatan One Day One Product ini merupakan gerakan dalam memperkenalkan dan memasarkan hasil karya WBP, sebagai bagian meningkatkan persepi publik dan citra pemasyarakatan.

Salah satu pengunjung, sebut saja Ibu Rita mengaku heran dan senang bisa melihat kegiatan yang digelar oleh Petugas Lapas.

“Bagus yah kegiatan ini, menurut saya keren sekali produk yang ditampilkan, ternyata di dalam Lapas mereka banyak ikut kegiatan dan hasil produknya juga berkualitas. Kami mendukung sepenuhnya kegiatan ini bisa digelar rutin, agar WBP semuanya semakin banyak kegiatannya,” pungkas Rita. (*/cr1)