Hardiknas 2026, DPRD Kabupaten Serang Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkarakter

oleh

Fajarbanten.co.id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas pendidikan. Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Serang sekaligus anggota Komisi IV, Desi Ferawati, menegaskan bahwa Hardiknas merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa Ki Hajar Dewantara sebagai pelopor pendidikan nasional.

Menurut Desi, makna Hari Pendidikan Nasional tidak hanya sebatas seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif dan bermutu bagi seluruh masyarakat.

“Hardiknas ini kita maknai sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas untuk semua,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan agama harus menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi bangsa. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, menurutnya nilai-nilai agama, etika, dan adab tetap harus diutamakan dalam proses pendidikan.

Baca Juga  Kemenag Kota Serang Apresiasi Kirab Budaya Lintas Iman FKUB Sambut Imlek dan Ramadan ‎

“Agama itu nomor satu, kemudian etika dan adab anak juga harus diutamakan, agar generasi kita tidak hanya cerdas tapi juga berkarakter,” jelasnya.

Sebagai pengurus Bunda PAUD Kabupaten Serang, Desi juga menyoroti pentingnya pendidikan sejak usia dini. Ia menilai, proses pendidikan sejatinya sudah dimulai sejak anak mampu berinteraksi dan berkomunikasi, bahkan dari lingkungan keluarga sebagai “madrasah” pertama bagi anak.

“Pendidikan itu dimulai dari rumah, dari orang tua. Itu menjadi dasar sebelum anak masuk ke pendidikan formal maupun nonformal,” katanya.

Terkait kondisi pendidikan di Kabupaten Serang, Desi mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam hal pemerataan fasilitas dan infrastruktur pendidikan. Ia menyebut masih ada sekolah yang belum layak, sehingga menjadi pekerjaan rumah bersama antara pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait.

Baca Juga  Pimpinan MPR Apresiasi Konsistensi Jenderal Dudung Jalankan Tugas dan Miliki Kedekatan dengan Ulama

“Fasilitas memang belum semuanya memadai, masih ada sekolah yang perlu perhatian. Ini menjadi PR kita bersama untuk terus dibenahi,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah, termasuk dalam peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, seperti tenaga honorer dan PPPK yang mulai mendapatkan perhatian.

Dalam momentum tahun pertama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang, Ratu Zakiyah dan Najib Hamas, Desi berharap adanya peningkatan signifikan di sektor pendidikan, baik dari sisi kualitas, akses, maupun pemerataan.

Baca Juga  Bantuan Jenderal Dudung Sampai ke Tenda-Tenda Pengungsi Korban Gempa Bumi di Cianjur

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang, seperti akses jalan menuju sekolah, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Lebih lanjut, Desi menilai keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik eksekutif, legislatif, maupun masyarakat.

“Kunci utamanya adalah kolaborasi dan sinergitas. Jika semua saling mendukung, saya yakin pendidikan di Kabupaten Serang akan semakin baik,” tegasnya.

Ia berharap, melalui semangat Hardiknas 2026, dunia pendidikan di Kabupaten Serang mampu melahirkan generasi yang cerdas, berdaya saing, serta memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi masa depan bangsa. (yogi)