FAJARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Pandeglang periode 2026–2031. Penyerahan SK dilakukan di Sekretariat DPC PPP Kabupaten Pandeglang. Pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Neng Siti Julaiha, mengatakan penyerahan SK tersebut menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk segera menjalankan agenda konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Mewakili DPP PPP menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC Kabupaten Pandeglang yang sudah melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab). Tentu sebagai Ketua DPW, kami mengucapkan selamat atas diterimanya SK kepengurusan DPC Pandeglang periode 2026-2031,” ungkapnya usia penyerahan SK Kepengurusan di Sekretariat DPC PPP Kabupaten Pandeglang. Selasa 4 Agustus 2026.
Neng menjelaskan, salah satu pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan adalah pemutakhiran data keanggotaan partai untuk disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bagian dari tahapan menuju tahun politik.
“Kedepan ini banyak PR bahwa di akhir tahun ini harus sudah ada pemutakhiran data. Itu artinya data-data keanggotaan partai harus sudah masuk ke KPU. Karena di tahun 2027 awal sudah masuk di tahun politik.”katanya.
Ia juga meminta kepengurusan DPC PPP Pandeglang segera menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) dan menjadwalkan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang.
“Selamat bekerja, ini PR berat untuk segera dilaksanakan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) untuk segera menjadwalkan musyawarah anak cabang di 35 Kecamatan se-Kabupaten Pandeglang.”katanya.
Menurutnya, konsolidasi organisasi merupakan bagian dari strategi politik PPP setelah pelaksanaan Musyawarah Wilayah dan Musyawarah Cabang.
“Tentu konsolidasi yang telah kami lakukan dari sejak Musyawarah Wilayah kemudian musyawarah cabang setelah ini kami akan melaksanakan Rapimcab. DPW sudah menginstruksikan DPC untuk segera melaksanakan Musyawarah Cabang.”ucapnya.
Ia menegaskan seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Ini adalah bagian kerja-kerja politik yang sedang kami gas full untuk persiapan Pemilu 2029.” ujarnya.
Neng mengakui PPP saat ini belum memiliki keterwakilan di parlemen sehingga harus bekerja lebih keras untuk memenuhi proses verifikasi sebagai peserta pemilu.
“Tentu PPP sebagai saat ini tidak ada di Parlemen sehingga untuk menjadi peserta pemilu, kami verifikasi lagi. Kerja-kerja kita akan fokus pada persiapan Pemilu 2029.”jelasnya.
Selain itu kata dia, DPW juga akan segera mengukuhkan kepengurusan di tingkat cabang sebagai bagian dari pembinaan kader.
“Insyaallah dalam waktu dekat ini kami akan mengukuhkan pengurus pimpinan cabang.”ujarnya.
Ia menambahkan, struktur kepengurusan yang terbentuk juga dipersiapkan sebagai basis kader untuk menghadapi pemilihan legislatif mendatang,
“Calon-calon kepengurusan yang tadi akan kami persiapkan untuk Calon Legislatif mendatang.”katanya.
Terkait keterwakilan perempuan, Neng menegaskan aturan internal PPP mewajibkan komposisi kepengurusan perempuan minimal 30 persen.
“Untuk perempuan harus terpenuhi karena di AD/ART kita mengatur dalam kepengurusan perempuan harus terpenuhi. Contoh di Kabupaten Lebak kurang satu kepengurusan perempuan itu dikembalikan lagi SK-nya untuk segera direvisi. Karena harus mencapai 30 persen kepengurusan perempuan, tidak hanya syarat pencalonan legislatif saja, di kepengurusan pun harus ada.”paparnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Pandeglang, E. Supriadi, menyatakan pihaknya akan segera menjalankan amanat organisasi setelah menerima SK kepengurusan.
“Dengan diterimanya SK kepengurusan ini, kami kedepannya akan mengadakan Musyawarah Cabang sesuai dengan AD/ART Partai. Insyaallah minggu depan ini kami akan turun langsung ke lapangan untuk membentuk PAC dan ranting.”katanya.
Ia menegaskan pembentukan kepengurusan hingga tingkat bawah menjadi bagian dari persiapan menghadapi pemilu.
“Ini kewajiban kami untuk mempersiapkan pemilu. Insyaallah setiap zona akan terisi.”ujarnya.
Supriadi juga menyebut arahan dari DPW menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk membesarkan PPP di Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten.
“Tidak ada yang khusus, paling tidak DPW memberikan semangat. Kedepan PPP Pandeglang khususnya, umumnya di Provinsi Banten akan jadi pemenang di Pemilu 2029.”pungkasnya. (Asep)







