Aktivitas Renovasi Saat Produksi MBG di SPPG Labuan 3 Dikritik, Aktivis Soroti Aspek Higienis

oleh
Caption : Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuan 3, Kabupaten Pandeglang, sedang dalam pembangunan saat distribusi mbg berjalan.
Caption : Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuan 3, Kabupaten Pandeglang, sedang dalam pembangunan saat distribusi mbg berjalan.

FAJARBANTEN.CO.ID – Pengelola pogram Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Labuan 3, Kabupaten Pandeglang, ikritik oleh warga dan kalangan aktivis, pasalnya aktivitas renovasi gedung berjalan saat produksi makanan.

Aktivis dari Lembaga Independen Pemantau Pembangunan (LIPP), Suherman mempertanyakan, aspek higienis dan sanitasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Labuan 3 tersebut.

Pasalnya lanjut dia, aktivitas pembangunan atau renovasi pada sebagian bangunan SPPG masih berlangsung, sementara proses pengolahan hingga pendistribusian makanan bergizi kepada para penerima manfaat tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga  PUTUSAN MK JELAS, LENGKAP DAN ADIL, SAATNYA SEMUA KEMBALI BERSATU MEMBANGUN NKRI

“Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai penerapan standar kebersihan dan sanitasi selama proses produksi makanan,” ungkap Suherman kepada wartawan, Selasa 28 Juli 2026.

Menurutnya, aktivitas konstruksi berpotensi menimbulkan debu, kotoran, maupun gangguan lainnya yang dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas dan keamanan makanan apabila tidak dipisahkan secara memadai.

“Kami khawatir menu MBG yang dikelola pihak SPPG terkontaminasi oleh polusi dari aktivias konstruksi yang saat ini berjalan,” katanya.

Pihaknya menegaskan, pengelola SPPG agar memastikan proses renovasi tidak mengganggu kegiatan pengolahan makanan serta tetap mengacu pada standar higienis dan sanitasi yang berlaku.

Baca Juga  Grup 1 Kopassus bekerjasama dgn BPBD Kota Serang menyalurkan air bersih

“Langkah ini kami rasa penting untuk menjaga keamanan pangan dan kesehatan bagi para penerima manfaat program MBG,” ujarnya.

Dijelaskannya, jalau melihat SPPG yang lain ketika ada prenovasi gedung, proses pengolahan MBG distop sementara dulu sebelum gedung itu benar-benar selesai maksimal.

Atau harusnya, perbaikan gedung itu dilakukan ketika ada momen libur sekolah, seperti menjelang tahun ajaran baru waktu lalu.

“Harusnya kan produksi MBG dihentikan dulu kalau mau renovasi gedung, karena khawair polusi dari aktivitas konstruksi itu mempengaruhi terhadap keamanan pangan,” tuturnya.

Baca Juga  TNI AD Gelar Sertijab, Tongkat Estafet Kasad Berpindah ke Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

Sementara, Kepala SPPG Labuan 3, Tb. Azis membenarkan, terkiat adanya kegiatan renovasi di lingkungan gedung SPPG tersebut. Ia pun mengaku, untuk proses distribusi MBG maaih berjalan.

“Proses pengelolaan MBG masih berjalan,” singkatnya.

Saat ditanya, adanya kegiatan renovasi gedung apakah tidak menganggu terhadap kebersihan dan keamanan pangan MBG. Ia mengaku, tidak mengganggu.

“Aman pak, bisa konfirmasi lebih lanjut pak ke mitra dapur,” ucapnya. (Asep)