Cekcok Saat Menggembala Kerbau di Cibaliung Pandeglang Berujung Pembacokan, Korban Alami 21 Jahitan

oleh
Caption : Korban pembacokan berinisial (RD) di persawahan Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, tengah menjalani perawatan luka di bagian wajah dengan 21 jahitan.
Caption : Korban pembacokan berinisial (RD) di persawahan Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, tengah menjalani perawatan luka di bagian wajah dengan 21 jahitan.

FAJARBANTEN.CO.ID – Seorang pria berinisial (RD) menjadi korban pembacokan setelah terlibat cekcok dengan rekannya di sebuah saung persawahan di Blok Pasir Salak, kawasan Perum Perhutani, Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Cibaliung AKP Asep Jamaludin mengatakan, peristiwa bermula saat korban bersama pelaku berisial (KR) dan dua orang saksi (AR), (MT) tengah beristirahat di saung sambil menggembala kerbau.

“Korban, pelaku, dan dua saksi sedang duduk di amben saung sambil menggembala hewan kerbau. Kemudian terjadi cekcok mulut antara korban dengan pelaku,” kata AKP Asep, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 28 Juli 2026.

Menurut dia, perselisihan tersebut kemudian memicu pelaku mengeluarkan sebilah golok yang dibawanya di pinggang.
Pelaku selanjutnya membacok korban hingga mengenai bagian wajah.

Baca Juga  Aklamasi, Hendra Nakhodai Percasi Kabupaten Tangerang

Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek pada kelopak mata kanan hingga bagian hidung dan harus menjalani tindakan medis dengan 21 jahitan.

Asep menyebutkan, kondisi korban kini mulai membaik dan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

“Korban sudah dibawa pulang dari rumah sakit terdekat dan saat ini masih menjalani rawat jalan,” ujarnya.

Baca Juga  Kantor Imigrasi Serang Berikan Layanan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lebak

Sementara itu, pelaku telah diamankan polisi untuk menjalani proses hukum.
“Pelaku sudah kami amankan dan dititipkan di Polres Pandeglang. Saat ini tahanan tidak lagi dititipkan di Polsek, sehingga kami titipkan di Polres Pandeglang,” kata Asep.

Polisi masih melakukan penyidikan guna melengkapi berkas perkara dan mendalami penyebab pasti terjadinya penganiayaan tersebut. (Asep)