FAJARBANTEN CO.ID – Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, sempat mengalami gejala yang diduga keracunan ringan setelah mengonsumsi makanan dari dapur SPPG SPPG Carita Mandiri.
Namun, kondisi siswa tersebut kini telah pulih dan kembali mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.
Kepala SDN Sukajadi, Ahmad Fahroji, mengatakan bahwa hanya satu siswa yang mengalami gejala tersebut dan saat ini sudah dalam kondisi sehat.
“Cuma satu orang keracunan ringan, sekarang juga sudah sekolah lagi,” ungkap Ahmad Fahroji saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu 22 April 2026.
Ia menjelaskan, menu makanan yang dikonsumsi siswa saat itu terdiri dari kentang goreng, dimsum, dan buah salak.
Menurutnya, secara umum makanan yang disajikan dalam kondisi baik dan juga dikonsumsi oleh siswa di sekolah lain yang berada dalam cakupan dapur yang sama.
“Makannya sebenarnya baik, dimsum dan lainnya. Menu itu juga sama dengan sekolah lain, dan di tempat lain tidak terjadi apa-apa,” ujarnya.
Ahmad menduga kondisi kesehatan siswa sebelum mengonsumsi makanan bisa menjadi salah satu faktor penyebab. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut murni akibat keracunan makanan atau faktor lain.
“Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini keracunan dari MBG atau kondisi siswanya yang memang kurang sehat. Karena kalau memang dari makanan, seharusnya sekolah lain juga terdampak,” jelasnya.
Pihak sekolah, lanjut Ahmad, langsung mengambil langkah cepat dengan membawa siswa tersebut ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan medis.
Bahkan, dalam waktu sekitar satu jam, siswa tersebut sudah diperbolehkan kembali ke sekolah dan mengikuti pelajaran.
“Langsung ditangani guru dan dibawa ke Puskesmas. Alhamdulillah satu jam kemudian sudah bisa kembali ke sekolah dan ikut belajar lagi,” ungkapnya.
Saat ini, kondisi siswa dipastikan sudah pulih sepenuhnya dan tidak ada keluhan lanjutan.
Dikatakannya, pihak Puskesmas juga telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak medis. Sampel makanan juga sudah diuji oleh Puskesmas,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan Fajarbanten.co.id berupaya melakukan konfirmasi melalui sambungan telepon. Namun, Kepala Puskesmas Kecamatan Carita tidak menjawab. (Asep)







