Satu Jemaah Haji Asal Pandeglang Bakal Terima Asuransi Senilai Rp 176 Juta

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang akan menyerahkan asuransi ekstra cover atau perlindungan ganda, kepada Hj Marsiah (86) warga Kampung Cibadak, Desa Cibadak, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang yang wafat di Bandara internasional Soekarno Hatta, usai melakukan ibadah haji di Kota Makkah.

Asuransi esktra cover dan asuransi jiwa sesuai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang akan di terima oleh ahli waris sebesar Rp 176 juta.

“Jemaah haji atas nama ibu Hj Marsiah ini tidak hanya menerima asuransi jiwa, tapi juga akan menerima asuransi penerbangan, karena meninggal saat di pesawat dalam perjalanan pulang ke Indonesia. Jadi mendapat asuransi jiwa Rp 51 juta lebih, dan asuransi ekstra cover Rp 125 juta yang akan diserahkan langsung oleh Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama pak Saiful Mujab di Kanwil Kemenag Banten pada 14 November 2023,” kata H Mucholid Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang, ditemui di kantornya, Rabu 8 November 2023.

Baca Juga  MWC NU Cikulur Gelar Doa Bersama dan Penutupan Pengajian Sementara

Menurutnya, penyerahan asuransi itu merupakan implementasi perlindungan pemerintah terhadap jemaah haji yang meninggal dunia. Hal itu sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah. “Asuransi itu sebagai bentuk perlindungan pemerintah kepada jemaah haji,”ujarnya.

Dikatakan Holid, sebetulnya ada empat orang jemaah haji asal Pandeglang yang meninggal dunia dan telah penerima asuransi jiwa, yakni H Patimah (75), warga Kampung Lembur Sawah, Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk, H Rasid (69) warga Kampung Cikeusik, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, dan Kusen (75) warga Kampung Cihujan, Desa Mandalawangi, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga  Lapas Perempuan Tangerang Hadir dalam Seminar dan Peluncuran Buku Saku

” Asuransi jiwa untuk ketiga jemaah sudah disalurkan dan di terima langsung oleh ahli waris. Total asuransi yang diterima jemaah sebesar Rp 51 juta lebih,”katanya. (Asep)