Pasca Erupsi Anak Krakatau, Demokrat Pandeglang Bagikan Ratusan Masker Kepada Warga

oleh 3 views
Caption : DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang bagaikan ratusan masker kepada warga Pandeglang di Jalan Ahmad Yani.
Caption : DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang bagaikan ratusan masker kepada warga Pandeglang di Jalan Ahmad Yani.

FAJARBANTEN CO.ID – DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang, Banten, menggelar bakti sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di Jalan Ahmad Yani, Pandeglang, Senin 7 September 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons cepat DPC Partai Demokrat bersama anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Pandeglang untuk membantu masyarakat mengantisipasi paparan abu vulkanik pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Demokrat, Syamsudin Aliandono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat setelah erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Menjalankan instruksi dari Ketua DPC Demokrat (MM Fuhaira Amin-red) untuk melaksankan baksos peka dan peduli dengan situasi. Karena mengingat kondisi Pandeglang saat ini udaranya terkontaminasi debu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau maka hari ini kita bagi-bagi masker,” katanya, Senin, 7 September 2026.

Baca Juga  Tingkatkan Semangat Guru, Pemkot Tangerang Naikan Insentif Guru PAUD

Syam menjelaskan, sebanyak 500 masker dibagikan kepada masyarakat. Jumlah tersebut disesuaikan dengan persediaan karena kegiatan bakti sosial dilakukan secara mendadak.

“Jadi kita hanya tersedia 500 masker. Dan saya menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dalam situasi dan kondisi sekarang ini,” katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan kacamata ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Baca Juga  Hubungan Internasional: Ketua Umum SMSI Sampaikan Ucapan Selamat untuk Presiden Taiwan Terpilih

“Jangan lupa setiap kali setelah keluar dari rumah cuci muka dan cuci tangan. Abu vulkanik ini amat berbahaya karena mengandung partikel silika,” katanya. (Asep)