FAJARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 42 peserta Kontingen Kabupaten Serang resmi dilepas untuk mengikuti Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVII di Gorontalo. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Pendopo Bupati Serang, Rabu (17/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan perluasan jejaring antarpetani serta nelayan dari seluruh Indonesia.
Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, keikutsertaan Kabupaten Serang pada ajang nasional tersebut merupakan hasil dari prestasi yang diraih pada Pekan Daerah (Peda) KTNA tingkat Provinsi Banten, di mana Kabupaten Serang berhasil meraih predikat juara umum. Prestasi tersebut menjadi modal sekaligus motivasi untuk tampil maksimal di tingkat nasional.
Menurutnya, Penas KTNA tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi para petani dan nelayan untuk menyerap berbagai inovasi dan teknologi terbaru di sektor pertanian maupun perikanan.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, bertukar pengalaman, memperluas relasi, dan membawa pulang ilmu yang bisa diterapkan di Kabupaten Serang. Jika ada teknologi atau inovasi yang baik dari daerah lain, silakan dipelajari dan dikembangkan di daerah kita,” ujar Zakiyah.
Selain mengikuti berbagai agenda utama Penas, Kabupaten Serang juga akan memperkenalkan produk unggulan daerah berupa olahan talas beneng. Komoditas khas tersebut telah dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah, mulai dari tembakau rendah nikotin yang berasal dari daunnya hingga tepung talas yang digunakan sebagai bahan baku aneka produk pangan.
“Produk talas beneng ini menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Serang karena telah berkembang cukup baik dan bahkan sudah dipasarkan hingga ke luar negeri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Suhardjo, menjelaskan bahwa keikutsertaan kontingen lebih difokuskan pada peningkatan wawasan dan pengembangan kemampuan para peserta dibandingkan mengejar gelar juara semata.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang digelar selama Penas, seperti seminar, pelatihan, temu usaha, hingga kunjungan lapangan, menjadi kesempatan berharga bagi peserta untuk mempelajari praktik-praktik terbaik dari daerah lain.
“Yang paling penting adalah ilmu dan pengalaman yang dibawa pulang. Dari sana kita bisa melihat berbagai inovasi pertanian dan perikanan yang berpotensi diterapkan di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kontingen Kabupaten Serang terdiri atas 32 petani, lima pendamping pertanian, dan lima perwakilan dari Dinas Perikanan. Jumlah tersebut menjadikan Kabupaten Serang sebagai kontingen terbesar yang mewakili Provinsi Banten pada Penas KTNA XVII.
Penas KTNA XVII dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di Gorontalo. Acara pembukaan akan dihadiri Menteri Pertanian, sedangkan penutupan direncanakan dihadiri Presiden Republik Indonesia.
Suhardjo menambahkan, apabila kontingen berhasil meraih prestasi, penghargaan yang diberikan akan berbentuk sarana penunjang pertanian seperti traktor dan pompa air agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh para petani.
Di sisi lain, Ketua KTNA Kabupaten Serang Anani Syarif mengungkapkan bahwa selain mengikuti agenda utama, kontingen juga dipercaya mewakili Provinsi Banten dalam cabang seni budaya dan paduan suara. Sebanyak 20 peserta akan tampil dalam paduan suara, sementara atraksi debus akan dibawakan perwakilan KTNA dari Kecamatan Mancak, Cikeusal, dan Ciruas.
Anani optimistis tim seni budaya Kabupaten Serang mampu kembali menorehkan prestasi seperti pada penyelenggaraan Penas sebelumnya. Ia juga menilai transformasi digital dalam sistem perlombaan menjadi tantangan tersendiri bagi peserta, sehingga regenerasi petani muda perlu terus diperkuat.
“Sekarang banyak proses yang sudah berbasis digital, termasuk pendaftaran peserta dan beberapa sistem penilaian. Karena itu keterlibatan generasi muda di sektor pertanian menjadi sangat penting agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar kontingen Kabupaten Serang dapat tampil maksimal serta membawa nama baik daerah dan Provinsi Banten di tingkat nasional. (yogi)







