Ilmu Komunikasi Untirta Gelar COMBITION 2026, Pamerkan Kreativitas Mahasiswa Melalui Communication Art Exhibition

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID- Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar pameran seni dan kompetisi bertajuk COMBITION 2026: Communication Art Exhibition. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa kelas Komunikasi Visual 4A, 4B, 4C, dan 4D yang menampilkan berbagai karya kreatif di bidang komunikasi visual.

Mengusung konsep fun house, pameran ini hadir dengan tagline “Art can be translated in many ways. Some say it’s an identity, expressionism, or maybe a propaganda. Through our exhibition, art isn’t just any of those, but a looking glass towards the beauty of visual communication.” Tagline tersebut menggambarkan seni sebagai medium untuk melihat keindahan komunikasi visual dari berbagai perspektif.

Acara dibuka oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untirta, Leo Agustino, serta dosen pengampu mata kuliah Komunikasi Visual, Rangga Galura Gumelar.

Dalam kompetisi ini, terdapat lima kategori karya yang menjadi objek penilaian, yakni sketsa bangunan, stencil, WPAP (Wedha’s Pop Art Portrait), majalah, serta desain merchandise Ilmu Komunikasi Untirta. Penilaian dilakukan oleh tim juri yang bertindak sebagai asesor selama berlangsungnya kegiatan.

Baca Juga  KSAD Dudung Ajak SMSI Optimalkan Segenap Potensi Untuk Penguatan Ideologi Pancasila dan NKRI

Prosesi peresmian COMBITION 2026 ditandai dengan pemotongan tali yang melibatkan Dekan FISIP Untirta, dosen Komunikasi Visual, serta para juri, termasuk Putri Shafitri dan Gasa. Sebanyak 14 booth dipamerkan dalam kegiatan tersebut untuk menampilkan karya-karya mahasiswa dari lima kategori yang dilombakan. Pameran ini juga terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya masuk.

Setelah sesi kunjungan dan pengamatan karya (sightseeing), peserta dan tamu undangan kembali ke ruang utama untuk mengikuti presentasi dari masing-masing kelompok mengenai proses kreatif pembuatan desain merchandise yang mereka hasilkan.

Usai seluruh kelompok menyampaikan presentasinya, panitia menggelar sesi pembagian doorprize dan pemberian apresiasi kepada 14 kelompok peserta. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mencairkan suasana sebelum memasuki agenda puncak, yakni pengumuman pemenang lomba.

Baca Juga  Dorong Pelestarian Kebudayaan, Andika Hazrumy Kunjungi Padepokan Golok Ciomas

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kelompok 8 berhasil meraih Juara 1, disusul Kelompok 12 sebagai Juara 2, dan Kelompok 9 sebagai Juara 3. Para pemenang memperoleh penghargaan berupa uang pembinaan dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kerja keras yang telah ditunjukkan.

Selain memberikan penghargaan kepada peserta, panitia juga menyerahkan sertifikat dan karya WPAP kepada para juri sebagai bentuk terima kasih atas kontribusi mereka dalam mendukung dan menilai seluruh rangkaian kegiatan COMBITION 2026.

Salah satu peserta sekaligus anggota kelompok pemenang lomba desain merchandise, Fadil Al Kahir Selian, mengaku bangga karena karyanya dapat dipamerkan kepada publik.

“Kesan saya benar-benar senang karena merasa karya yang saya buat bisa dipamerkan. Saya merasa bebas untuk berekspresi dan menunjukkan kreativitas. Seru sekali, sepuluh dari sepuluh,” ujarnya.

Sementara itu, panitia COMBITION 2026, Irene Arum Puspitasari, mengungkapkan bahwa persiapan acara dilakukan di tengah kesibukan mahasiswa menghadapi ujian akhir semester.

“Kami cukup sibuk karena persiapan acara berlangsung bersamaan dengan persiapan UAS mata kuliah lainnya. Namun, melihat antusiasme teman-teman yang begitu besar untuk memamerkan karya mereka, semua kerja keras tersebut terasa terbayarkan. Saya sangat senang melihat hasilnya,” katanya.

Baca Juga  Pelayanan Digital KKPD, Bank Banten membuahkan Keuntungan

Apresiasi juga datang dari salah satu juri, Putri Shafitri, yang menilai karya-karya mahasiswa memiliki kualitas dan potensi yang sangat baik.

“Keren sekali. Terima kasih karena sudah menuangkan ide, inovasi, dan kreativitas ke dalam karya-karya yang luar biasa. Bahkan, saya melihat ada potensi besar yang bisa dikembangkan lebih lanjut dan dimanfaatkan di dunia profesional maupun industri kreatif,” ungkapnya.

Melalui COMBITION 2026, mahasiswa Ilmu Komunikasi Untirta tidak hanya memperoleh ruang untuk menampilkan karya, tetapi juga kesempatan untuk mengasah kemampuan komunikasi visual, kreativitas, dan profesionalisme yang dibutuhkan di dunia kerja. Acara ini menjadi bukti bahwa karya seni visual dapat menjadi media komunikasi yang efektif sekaligus sarana ekspresi bagi generasi muda. (*/yogi)