DPRD Kota Bekasi Akan Panggil Pengembang Pembangunan Apartemen

oleh 285 views

FAJARBANTEN.CO.ID – Anggota Komisi II  Fraksi Golkar DPRD Kota Bekasi Dariyanto, menanggapi mangkraknya sejumlah pembangunan apartemen di Kota Bekasi yang membuat kerugian bagi konsumennya.

“Kami dari komisi II akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, karena memang saya sependapat perihal kerugian – kerugian yang dialami oleh konsumen yang membeli apartement tersebut,” tuturnya. Rabu (20/7/2022).

Daryanto menambahkan, para konsumen sendiri juga bisa mengajukan gugatan atau komplain kepada pihak pengembang atau bisa mengajukan juga ke yayasan lembaga perlindungan konsumen, agar adanya perhatian terhadap kelanjutan dari pemohon itu sendiri.

Baca Juga  Kemenag Lebak Bekali 28 PNS Baru, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

“Dan dari kami sendiri DPRD Kota Bekasi kami akan memanggil kepada pihak pengembang perihal kenapa terjadi hal-hal seperti ini, jadi kita akan mengundang para pengembang dari pembangunan apartement tersebut agar kita bisa mengetahui secara jelas permasalahan yang ada kita akan ajukan surat panggilan secepatnya agar permasalahaan ini cepat terselesaikan,”ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar Persatuan DPRD Kota Bekasi.

Baca Juga  Antara Dugaan Kriminalisasi dan Penegakan Hukum, Kasus PT KMK Disorot

Selain itu, dirinya juga menyesalkan maraknya prostitusi di apartemen dengan melibatkan para remaja.

Sekedar diketahui  ramainya pemberitaan soal adanya anak muda yang mengantri untuk menyewa kamar di apartement Mutiara.

“Hal ini jadi perhatian kami sangat luar biasa apalagi yang di Kota Bekasi, kami akan menindak tegas dan bekerja sama dengan Satpol PP dan juga kepada pihak Kepolisian untuk mengecek kebenaran dari berita yang beredar, karena sekali lagi kita juga harus mendapat informasi yang valid,”ungkapnya.

Baca Juga  Uji Konsekuensi jadi Sorotan, Sengketa Informasi Pertanahan Jakarta Utara Lanjut Mediasi di KI DKI Jakarta

“Secepatnya kami akan melakukan sidak ke apartement tersebut apakah berita itu benar adanya,” tutupnya. (ADV-SETWAN).