DPD Golkar Lebak Bagikan 10 Ribu Masker untuk Antisipasi Dampak Erupsi GAK

oleh 33 views

LEBAK — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lebak membagikan sekitar 10 ribu masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), Rabu (09/09/2026)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Pembagian masker dilakukan untuk membantu masyarakat mengantisipasi potensi paparan abu vulkanik dan menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi DPD Partai Golkar Provinsi Banten kepada jajaran partai di daerah agar turut mengambil langkah nyata dalam membantu masyarakat menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga  Deteksi Dini Gangguan Keamanan, Lapas Narkotika Bandar Lampung Rolling Gembok Kamar Warga Binaan

Anggota DPRD Kabupaten Lebak yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Lebak, Muammar Adi Prasetya, mengatakan pembagian masker dilakukan dalam satu hari di dua lokasi.

“Kurang lebih 10 ribu masker yang kami bagikan. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari di dua titik. Pagi hari di Lampu Merah Taman Hati dan nanti sore di Alun-Alun Rangkasbitung,” kata Muammar.

Baca Juga  Dapat Dukungan Aliansi GEBBER, Ratu Zakiyah - Najib Hamas Makin 'PeDe' di Pilbup Serang 2024

Ia menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Sementara bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar, ia menyarankan menggunakan masker sebagai salah satu langkah perlindungan diri.

“Di tengah masih adanya informasi bahwa udara tercemar, ada baiknya kalau bisa jangan dulu beraktivitas di luar rumah. Sekalipun harus beraktivitas, ya untuk menjaga kesehatan pakai masker,” ujarnya.

Muammar berharap pembagian masker tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya mereka yang tetap harus melakukan aktivitas di luar rumah.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan, Samsat Ciledug Lakukan Inovasi

Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih perlu mendapat perhatian. Masyarakat diimbau mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari instansi berwenang terkait kondisi gunung api serta kualitas udara.

Penggunaan masker dan pengurangan aktivitas di luar ruangan dapat menjadi langkah kewaspadaan, terutama apabila terdapat paparan abu vulkanik di wilayah tempat masyarakat beraktivitas. (Ajat)