BPBD Banten Gelar Festival Durian Tangguh 2026, Dorong Mitigasi Bencana dan Potensi Lokal

oleh 3 views

Fajarbanten.co.id-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menggelar ajang unik bertajuk Festival Durian Tangguh Banten 2026 di Pusdalops BPBD Provinsi Banten pada Jumat (21/8/2026). Selain menjadi ajang unjuk kebolehan durian unggul lokal, kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana berbasis lingkungan di wilayah Banten.

Ketua Panitia Festival, Agus Hidayatullah, menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk memanfaatkan momentum musim panen durian sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai peran tanaman keras dalam mencegah bencana alam.

“Festival Durian Tangguh ini emang inisiasi dari BPBD khususnya. Lebih ke kesiapan kita dalam memitigasi bencana di Provinsi Banten. Harapannya dengan adanya pohon durian di tiap daerah, masyarakat akan menjaga pohon tersebut, sehingga saat musim hujan tiba dapat mencegah terjadinya tanah longsor. Ini salah satu bentuk mitigasi vegetasi untuk ketangguhan bencana,” ujar Agus di lokasi acara, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga  Pentingnya Kebebasan Pers, Kompolnas Sosialisasikan Perlindungan Hukum untuk Jurnalis di Papua

Antusiasme Peserta dan Lapak UMKM

Meski persiapan dan penyebaran informasi secara umum terbilang singkat—hanya sekitar dua hari melalui media sosial—antusiasme masyarakat Banten tetap tinggi. Acara yang dibuka secara gratis untuk pendaftaran maupun lapak jualan ini berhasil menarik perhatian belasan pelaku UMKM dan puluhan kontestan dari berbagai kabupaten/kota di Banten, seperti Lebak dan Pandeglang.

Tercatat sekitar 40 stan kontingen peserta dan lebih dari 12 lapak UMKM durian meramaikan area Pusdalops BPBD Provinsi Banten sejak pukul 08.30 hingga 17.00 WIB.

“Alhamdulillah pelaksanaan hari ini yang hadir kurang lebih 40 stan kontestan dan ada lebih dari 12 lapak UMKM yang langsung berjualan di sini. Seluruh peserta murni berasal dari wilayah Provinsi Banten,” tambah Agus.

Baca Juga  Fraksi Gerindra DPRD Pandeglang Singgung Soal Ketertinggalan Tempat Wisata Dengan Kabupaten Serang

Ia juga mengungkapkan bahwa ajang ini turut menjadi sarana inventarisasi varian durian lokal yang tergolong langka. Sebagian besar durian yang dilombakan berasal dari pohon-pohon tua unggulan milik petani setempat yang variannya sangat beragam dan memiliki penamaan unik dari pemiliknya.

Penilaian oleh Dewan Juri Berpengalaman

Untuk menentukan durian terbaik, panitia menghadirkan empat dewan juri dengan latar belakang keahlian di bidang durian, hortikultura, dan penanggulangan bencana:
1. Adi Gunadi (Yayasan Durian Indonesia)
2. Sigit Purwanto (Durian Traveler / YouTuber)
3. Supartazoel (Yayasan Durian / Hortikultura Indonesia)
4. Haji Asep Mulya Hidayat Rocker (BPBD Banten / Pecinta Durian)

Kriteria penilaian utama meliputi aspek tekstur daging buah, cita rasa, serta keunggulan karakteristik spesifik durian yang dikonteskan. Pengumuman pemenang dilakukan usai ibadah salat Jumat, di mana para pemenang menerima sertifikat penghargaan dan uang apresiasi (kadeudeuh).

Baca Juga  Puluhan Tahun Jalan Talang Ilir Sampai Bumi Tinggi Rusak Parah, Pemkab Lampura Cuek!!!

Sinergi Multisektor dan Puncak Acara PRB

Agus menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Provinsi Banten. Ke depan, BPBD Banten membuka peluang kolaborasi multisektor bersama Dinas Pariwisata dan Dinas Pertanian untuk mengembangkan potensi agrowisata berbasis durian lokal.

“Ini sebenarnya multisektor, banyak yang terlibat di dalamnya. Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, semua bisa berkolaborasi. Harapannya kegiatan ini berkelanjutan. Nanti puncak rangkaian acara PRB akan kita laksanakan pada bulan Oktober mendatang di stadion,” pungkasnya.

Juara Festival Durian Tangguh BPBD 2026

Juara 1 : ‘Si Kunir’ Pak Ismail
Juara 2 : ‘Si Waluh’ Pak Eki
Juara 3 : ‘Si Petruk’ Pak Samsul

Juara Favorit : Durian ‘Si Badak’ – pak Fauzan

(yogi)