Fajarbanten.co.id-Perhelatan turnamen futsal antar-SMA se-Indonesia, AXIS Nation Cup (ANC) 2026, telah memasuki babak Grand Final yang akan berlangsung akhir pekan ini di Istora Senayan, Jakarta.
Sebanyak 11 tim putra dan 5 tim putri akan berebut menjadi yang terbaik di Indonesia setelah menyisihkan kurang lebih 1.730 tim dari seluruh Nusantara.
Tahun ini, beberapa nama tim langganan kembali tampil, seperti tim putra-putri asal Jakarta, SMK Nusantara Jakarta, yang merupakan jawara di kategori putra.
Di sisi lain, muncul juga tim pendatang baru, salah satunya wakil asal Banten, SMAN 1 Tirtayasa. Mereka sukses menjadi juara regional Banten setelah menundukkan SMAN 1 Waringinkurung dengan skor 3-1.
Sementara itu, perwakilan Banten tahun lalu, SMKN 1 Cilegon, harus tersingkir di babak awal penyisihan regional.
Berdasarkan hasil drawing yang digelar pada Senin (26/10/2026), SMAN 1 Tirtayasa dijadwalkan tampil pada laga kedua menghadapi tim tangguh wakil regional Sulawesi, SMAN 2 Raha Kendari.
Pelatih SMAN 1 Tirtayasa, Jaenal, mengaku sangat bangga dan terharu anak asuhnya bisa menembus Senayan setelah berjuang keras di regional Banten beberapa waktu lalu.
“Di regional Banten kemarin, banyak sekali tim bagus dan tangguh, termasuk tim juara bertahan dari Banten, SMKN 1 Cilegon, serta sekolah-sekolah di Kota Serang. Namun beruntung, anak-anak tetap fokus, tenang, dan mampu menjalankan semua strategi yang saya terapkan,” ujarnya.
Terkait persiapan di babak Grand Final akhir pekan besok, Jaenal mengungkapkan bahwa dirinya lebih memfokuskan latihan pada pembenahan fisik dan strategi.
“Sebab saya lihat tim-tim lain fisiknya cepat dan tangguh, apalagi ada juara bertahan SMK Nusantara. Mental kami justru semakin tertantang,” tegasnya bersemangat.
Selain menggembleng latihan fisik, strategi, dan mental, pihak pelatih juga berharap adanya uluran bantuan dana dan dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Serang.
“Jujur, perjalanan kami berangkat ke Jakarta tidak mudah. Bukan hanya bermodal status juara regional dan strategi saja, tetapi kami juga sangat membutuhkan dukungan moral dan tentunya finansial,” tutur Jaenal menceritakan kendala timnya.
Jaenal menceritakan bahwa saat menghadiri sesi drawing di Jakarta kemarin, keberangkatan tim SMAN 1 Tirtayasa murni mengandalkan hasil patungan para siswa dan guru untuk ongkos transportasi.
“Apa pun kendala yang kami hadapi, kami memohon dukungan dan doa terbaik dari seluruh masyarakat Kabupaten Serang dan Banten agar tim kami bisa mengharumkan nama Banten di tingkat nasional,” pungkas Jaenal. (yogi)







