Halal Bihalal MWCNU Cikulur Jadi Ajang Konsolidasi Menuju Konfercam 2026

oleh
Halal bihalal MWCNU Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak
Halal bihalal MWCNU Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak

FAJARBANTEN.CO.ID-Keluarga besar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, menggelar kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan konsolidasi persiapan Konferensi Kecamatan (Konfercam) tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Jazirotul Huda, Rabu (1/4/2026).

Acara ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus dan warga Nahdliyin untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan langkah dalam menyusun arah kebijakan organisasi ke depan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan istighosah dan tahlil yang dipimpin oleh Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Cikulur, Kyai Muhibin. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, mencerminkan nilai-nilai spiritual yang menjadi landasan gerak organisasi.

Baca Juga  Bejat! Perempuan Disabilitas Tuna Wicara Dirudapaksa Tetangganya Hingga Hamil

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Cikulur, Kyai Moch. Syahroni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal merupakan waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antar pengurus serta memperkuat komitmen dalam menjalankan khidmah organisasi.

“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana memperkuat konsolidasi dan menyamakan visi dalam menjalankan program kerja organisasi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah, pengurus ranting Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Cikulur, serta badan otonom (Banom) seperti GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU. Selain itu, turut hadir para kiai serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga  Pemprov Banten Tempatkan Pengelolaan Seluruh RKUD di Bank Banten

Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan”, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk membahas sejumlah program prioritas organisasi dalam menghadapi sisa tahun 2026.

Dalam pemaparannya, Kyai Moch. Syahroni menegaskan pentingnya mengonversi energi spiritual pasca-Ramadhan menjadi energi sosial dan ekonomi yang produktif bagi masyarakat. Ia menyampaikan beberapa fokus utama organisasi ke depan, antara lain penguatan peran pondok pesantren dan madrasah diniyah, digitalisasi sistem pendataan anggota, serta peningkatan mutu pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana di lingkungan lembaga pendidikan yang berafiliasi dengan LP Ma’arif NU.

Baca Juga  Google Asia Pacific Mengingatkan Pemerintah Indonesia Soal Peraturan Presiden Joko Widodo Soal Masa Depan Media

“Kami ingin momentum ini menjadi titik tolak agar struktur NU tidak hanya kuat secara kuantitas, tetapi juga mandiri dan berkualitas,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen MWCNU Kecamatan Cikulur dapat semakin solid dalam menghadapi agenda Konfercam 2026, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial keagamaan di wilayah Kabupaten Lebak. (Ajat)