FAJARBANTEN.CO.ID-Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 313 dari total 778 sekolah dasar (SD) di daerah tersebut belum memiliki gedung perpustakaan. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan akses siswa terhadap bahan bacaan yang berkualitas sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar.
Keberadaan perpustakaan dinilai memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat baca sekaligus menyediakan berbagai referensi yang mendukung proses pembelajaran di lingkungan sekolah.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Sahril Apani, mengatakan saat ini sekitar 60 persen SD di Kabupaten Lebak telah memiliki gedung perpustakaan, sedangkan sisanya masih belum memiliki fasilitas tersebut.
“Ya, masih banyak SD yang belum memiliki bangunan perpustakaan, tepatnya 313 sekolah. Baru sekitar 60 persen SD di Lebak yang telah memiliki bangunan perpustakaan dari total 778 SD. Namun, kami berkomitmen membangun gedung perpustakaan secara bertahap,” ujar Sahril, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, pembangunan gedung perpustakaan akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran dan skala prioritas. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan literasi bagi peserta didik di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.
Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak juga terus mendorong penguatan budaya literasi di sekolah melalui pemanfaatan fasilitas yang tersedia sembari mengupayakan pemenuhan sarana dan prasarana perpustakaan bagi sekolah yang belum memilikinya. (Ajat)







