Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama Perkuat Stabilitas Daerah

oleh

Fajarbanten.co.id – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar hadiri Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama dalam rangka memperkuat stabilitas daerah. Menurutnya, dialog interaktif seperti ini sangat penting dilakukan karena di dalam perbedaan harus tetap berada dalam persatuan.

“Kita akui bersama di dalam perbedaan agama, suka, budaya kita disatukan dengan wadah Bhineka Tunggal Ika. Maka dari itu kita mengintensifkan komunikasi serta berdialog seperti ini sangat penting dilakukan untuk menjaga stabilitas daerah,” hal itu diungkap Al Muktabar dalam sambutannya pada Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama yang dilaksanakan di Hotel Le Dian Kota Serang, Selasa (10/10/23).

Pada kesempatan ini, Al Muktabar apresiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menginisiasi kegiatan ini. Selain mempererat tali silaturahmi dialog ini juga memberikan dampak positif bagi segala bidang pembangunan di Provinsi Banten serta agenda pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang.

“Saya mengapresiasi FKUB dalam menginisiasi dialog ini. Tentu agenda ini dapat menciptakan pesta Demokrasi Pemilu 2024 yang aman dan damai,” ungkapnya.

Baca Juga  KASAD Jenderal Dudung Beri Ceramah Nuzulul Qur’an dan Jadi Imam Shalat Tarawih di Pusbekangad

Ditambahkan Al Muktabar, mendorong dialog dan konsensus berbagai pihak juga penting dilakukan untuk menghindari konflik yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

“Bila ada perbedaan kita bisa berkomunikasi untuk mencapai titik temu dalam perbedaan-perbedaan. Dan kita tidak larut dalam perbedaan itu,” tambahnya

Di lokasi yang sama Ketua FKUB Provinsi Banten H. A.M Romly berharap menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 dapat berjalan secara aman dan damai serta seluruh komponen masyarakat menyepakati tidak adanya konflik terbuka.

“Pada dasarnya kita ingin pemilu ini aman dan damai, dan diharapkan baik pendukung calon Presiden, Kepala Daerah maupun legislatif tidak saling menjelekkan pribadi agar tidak putus tali persaudaraan,” ungkapnya.

Baca Juga  Permintaan Kain Tenun Baduy Kembali Meningkat

“Memuji-muji programnya silahkan, memberikan kritik program strategi dalam melayani masyarakat juga silahkan. Tapi mendegradasi pribadi itu harus dihindari agar tidak putus tali persaudaraan,” sambungnya.

Untuk diketahui Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama ini laksanakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dengan tema Pemilihan Umum 2024 yang Aman dan Damai.(***)