Menuju PON 2024, Dispora dan Pertina Banten Lakukan Sertifikasi Pelatih Tinju

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID – Guna menciptakan pelatih olahraga yang profesional untuk menghasilkan atlet-atlet berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Sumut-Aceh 2024, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Banten menggelar Sertifikasi Pelatih Olahraga Tinju di Hotel Flamengo, 4-8 Maret 2024.

Ketua Pertina Banten, Verry Yugangga mengapresiasi kegiatan sertifikasi pelatih olahraga tingkat Provinsi Banten khususnya dicabor Tinju. Baginya, program ini sangat bermanfaat untuk semua pelatih Tinju.

“Terima kasih kepada Dispora Banten yang telah memberikan pro- gram sertifikasi pelatih, ini sangat bermanfaat bagi para pelatih untuk mengembangkan pe- ngetahuan sebagai pelatih profesional, sehingga dapat lebih mengembangkan potensi atlet-atlet tinju,” ungkapnya. Kamis, (3/7/2024)

Lanjutnya, hal ini dilakukan juga dalam persiapan mengikuti PON Sumut-Aceh 2024. Diketahui, cabor Tinju kontingen Banten akan mengirimkan 5 atlet tinju di PON Sumut-Aceh 2024.

Baca Juga  Koalisi Indonesia Teman Anies Deklarasi Dukung Anies Capres 2024

Kepala Dispora Provinsi Banten, Ahmad Syaukani menilai, sertifikasi bagi pelatih sangat penting untuk perkembangan semua саbang olahraga.

“Kita laksanakan sertifikasi, Dispora menyadari bahwa perkembangan kemajuan olahraga tidak terlepas dari pelatih, salah satu untuk memajukan olahraga adalah pelatih yang memiliki kompetensi yang profesional, agar tercipta atlet yang yang berprestasi,” pungkasnya.

Menurut Syaukani, pelatih bukan hanya mengetahui teknik dasar saja, namun harus ada beberapa kompetensi lainnya yang harus dimiliki oleh pelatih.

Baca Juga  Muzani Targetkan Prabowo-Gibran Menang 60 persen di Jawa Barat

“Komunikasi adalah kunci dari keberhasilan pelatih, komunikasi yang baik akan menghasilkan arahan yang sesuai dengan kemampuan atletnya, maka dari itu, kegiatan ini sangat penting untuk mengembangkan pelatih di Banten,” tuturnya.

la berharap, dengan kegiatan sertifikasi pelatih cabang olahraga tinju akan menghasilkan pelatih yang profesional, mampu berkomunikasi dengan baik, dan berprestasi.

“Semoga pelatih dan atlet lebih berkembang dan lebih baik lagi,” harapnya.(Bad)