Ketua KPK Respons Pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD Terkait OTT

oleh

NEWS – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sementara, Nawawi Pomolango merespons pernyataan Menkopolhukam Mahfud MD terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkadang tak mengantongi bukti yang cukup. Nawawi menegaskan, kinerja KPK berdasarkan aturan hukum yang berlaku.

“Jika ada penetapan-penetapan tersangka yang tak cukup bukti, data dari produk-produk putusan pengadilan termasuk pengujian pada praperadilan, cukup menunjukkan bahwa kerja-kerja penyelidikan dan penyidikan telah dilakukan secara tepat dan berdasar aturan hukumnya,” kata Nawawi dikonfirmasi, Minggu, 10 Desember 2023.

Selain itu pula, Nawari memastikan lembaga antirasuah bekerja secara profesional dalam mengusut setiap perkara korupsi yang ada.
“KPK akan tetap terus bekerja pada semua aspek ruang tugas yang diamanatkan Undang-Undang, Pencegahan, Pendidikan dan Penindakan, serta kepatuhan pada norma-norma aturan hukum acara dan SOP yang ada dengan tetap mengedepankan pada prinsip-prinsip penghargaan terhadap hak Asasi,” katanya.

Baca Juga  Taburi Pilpres 2024 Dengan Hati Yang Baik, Hindari Hal Berlebihan Kasihan Rakyat. Ini Tutur dr Ali Mahsun ATMO

Namun, Mahfud sudah mengklarifikasi pernyataannya terkait OTT KPK yang disebut terkadang tidak mengantongi bukti cukup. Cawapres nomor urut 3 itu meluruskan, yang benar adalah menetapkan tersangka tanpa bukti yang cukup.