Kelurahan Cibendung Gelar Musyawarah Pembukaan Wisata Gunung Gedor, Siapkan Wisata Paralayang Jadi Daya Tarik Utama

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, menggelar Musyawarah Rencana Pembukaan Tempat Wisata Gunung Gedor pada Rabu malam 29 April 2026 di Aula Kantor Kelurahan Cibendung. Musyawarah ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan kawasan Gunung Gedor sebagai destinasi wisata unggulan baru di Kota Serang dengan menghadirkan konsep wisata alam, spiritual, budaya, dan olahraga ekstrem.

Dalam sambutannya, Lurah Cibendung, Yanti Nur N.A., mengatakan Kelurahan Cibendung terus berupaya menggali potensi wilayah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata.

Yanti menegaskan bahwa wisata paralayang akan menjadi ikon utama atau “jualan utama” dari destinasi Gunung Gedor.

Baca Juga  Inspektorat Pandeglang Temukan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Tahun 2024 Senilai Rp771Juta di Koroncong

“Gunung Gedor memiliki potensi luar biasa dari segi panorama alam dan ketinggian yang sangat mendukung untuk dijadikan lokasi wisata paralayang. Ini bisa menjadi daya tarik utama untuk mendatangkan wisatawan dari dalam maupun luar daerah,” ujarnya.

Kegiatan musyawarah ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya RT/RW se-Kelurahan Cibendung, tokoh masyarakat, para alim ulama, kasepuhan, serta para pemuda-pemudi yang siap mendukung realisasi wisata tersebut.

Turut hadir Pokdarwis Kota Serang yang memberikan arahan terkait pengelolaan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Selain itu, hadir pula konsultan relawan pariwisata, dan para pegiat seni kreatif yang memaparkan konsep branding, pengembangan konten promosi digital, hingga konsep event kreatif sebagai penunjang destinasi wisata.

Baca Juga  DPRD Kota Bekasi Bakal Evaluasi Aset Fasos Fasum

Pihak Perhutani juga turut hadir untuk membahas aspek legalitas, tata kelola kawasan hutan, serta upaya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Gunung Gedor.

Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah rencana strategis pengembangan wisata, diantaranya, Wisata Paralayang sebagai ikon utama destinasi penyiapan lapangan take off dan landing paralayang, penataan area wisata alam dan spot foto estetik, jalur tracking dan area camping ground, wisata spiritual dan edukasi alam, pengembangan UMKM lokal, dan strategi promosi melalui media sosial dan event kreatif.

Suasana musyawarah berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Seluruh peserta menunjukkan semangat gotong royong untuk mewujudkan Wisata Gunung Gedor sebagai kebanggaan baru masyarakat Cibendung.

Baca Juga  ParagonCorp Dukung Pengembangan Talenta Digital Indonesia Lewat Eksibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial 2025

Sebagai penutup acara, para tamu undangan disuguhkan hiburan seni budaya pencak silat yang menampilkan atraksi penuh semangat dari para pendekar muda daerah setempat. Pertunjukan ini sekaligus menjadi simbol bahwa pengembangan wisata Gunung Gedor tidak hanya mengedepankan keindahan alam, tetapi juga melestarikan budaya dan kearifan lokal.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, alim ulama, kasepuhan, komunitas wisata, pegiat kreatif, dan stakeholder terkait, Wisata Gunung Gedor optimistis akan menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Serang. (Bad)