FAJARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menggelar kegiatan Gerakan Bersama Aksi Susur Sungai dan Saluran Mampet sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah potensi banjir di sejumlah wilayah di Rangkasbitung, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB tersebut dilaksanakan secara gotong royong dengan menyisir beberapa titik saluran air dan aliran sungai yang dinilai rawan tersumbat sampah maupun sedimentasi.
Adapun rute kegiatan meliputi Kampung Cipeundeuy, Rangkasbitung Timur; Kampung Sentral, Rangkasbitung Barat; Kampung Rancasema, Kaduagung Timur; Lebak Picung, Rangkasbitung; serta kawasan BTN Mandala di Kaduagung Tengah.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air dan sungai.
“Gerakan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Dengan membersihkan saluran yang tersumbat, diharapkan aliran air menjadi lancar sehingga dapat meminimalisir potensi banjir, terutama saat musim hujan,” kata Sukanta.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga melibatkan unsur masyarakat, relawan, serta berbagai pihak terkait yang bersama-sama melakukan pembersihan saluran air dari sampah dan material yang menghambat aliran air.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan aman dari risiko bencana.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta aktif bergotong royong membersihkan saluran air di sekitar tempat tinggal,” ujarnya.
Melalui gerakan yang mengusung semangat “Tanggap, Tangkas, Tangguh”, BPBD Lebak berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan terbebas dari ancaman banjir.
BPBD juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan gerakan Lebak Bersih sebagai langkah nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. (Ajat)







