DPKPP Pandeglang Fokus Bangun PSU dan Jalan Lingkungan di 31 Titik

oleh
Pegawai Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang, saat melakukan pengukuran di Jalan Sukaratu, Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang.
Pegawai Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang, saat melakukan pengukuran di Jalan Sukaratu, Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang.

FAJARBANTEN.CO.ID – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang terus menggenjot program peningkatan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) permukiman serta pembangunan jalan lingkungan di sejumlah wilayah.

Pada tahun 2026, program tersebut difokuskan di 31 titik lokasi yang tersebar di beberapa kecamatan.

Kepala DPKPP Kabupaten Pandeglang, Roni mengatakan, program tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas kawasan permukiman, memperlancar akses masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi warga, baik di wilayah pedesaan maupun kawasan padat penduduk.

“Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan menunjang aktivitas masyarakat,” kata Roni saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 21 Mei 2026.

Baca Juga  Program Angkutan Gratis Sukses Layani 12 Ribu Pelajar Kota Tangerang

Ia menyebutkan, sejumlah lokasi yang menjadi sasaran program di antaranya Desa Curugbarang, Desa Citalahab, Kelurahan Kadomas, Kelurahan Cigadung, Desa Kaungcaang, Desa Ciinjuk, Kelurahan Saruni, Desa Dadap, hingga Desa Purwaraja.

Menurutnya, pembangunan jalan lingkungan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan jalan lingkungan ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas warga serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di lingkungan permukiman,” ujarnya.

Baca Juga  Prabowo Gibran Komitmen Wujudkan Swasembada Energi di Indonesia

Selain pembangunan jalan lingkungan kata dia, program PSU juga mencakup peningkatan kualitas infrastruktur permukiman seperti pemasangan paving block, pembangunan drainase, dan fasilitas pendukung lingkungan lainnya.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi penanganan kawasan kumuh dan peningkatan kualitas hunian masyarakat,”ucapnya.

Sebelumnya, DPKPP Pandeglang juga telah merealisasikan Program Perumahan dan Kawasan Permukiman Kumuh melalui kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang bersumber dari APBD sebanyak 80 unit dan dari Pokok Pikiran (Pokir) sebanyak 22 unit.

Baca Juga  Dinas Perkimtan Kota Tangerang Kembali Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Di Kecamatan Ciledug

Di bidang pertanahan, DPKPP juga menjalankan program penyelesaian ganti kerugian dan santunan tanah, termasuk kegiatan pembelian lahan untuk RSUD Berkah dan SDN 8 Pandeglang.

Sementara itu, pada Program Penatagunaan Tanah, DPKPP melaksanakan kegiatan Pemetaan Tanah Pemda (MATAPANDA) di lima kecamatan, yakni Cadasari, Karangtanjung, Koroncong, Majasari, dan Banjar.

“Di bidang perumahan juga ada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pembangunan dan rehabilitasi rumah terdampak bencana sebanyak tiga unit,” tandasnya. (Asep)