Dalam Rangka Meningkatkan Kapasitas RT RW, DPMPD Pandeglang Gelar LKDK

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID – Dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya aparatur desa, khususnya perangkat RT dan RW. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, gelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan (PK- LKDK), yang dilaksanakan secara maraton ke 35 kecamatan yang ada di Pandeglang.

Seperti halnya kegiatan Sosialisasi PK-LKDK yang dilaksanakan pada Senin 18 September 2023 ini. Dimana ratusan peserta dari unsur perangkat desa se Kecamatan Bojong, ikuti kegiatan PK-LKDK tersebut, yang salah satu muatan PK-nya, yakni meningkatkan angka partisipasi murni dan tingkat penyelesaian sekolah pada jenjang pendidikan dasar bagi RT dan RW.

Sosialisasi PK LKDK yang dilaksanakan secara maraton di setiap kecamatan se-Kabupaten Pandeglang tersebut, merupakan kegiatan yang dikhususkan untuk RT dan RW, guna meningkatkan kapasitas LKDK dengan permasalahan yang ada, dimana tentunya masih banyak kelemahan atau kualitas sumber daya aparatur di LKDK itu sendiri.

Kepala DPMPD Kabupaten Pandeglang, Bunbun Buntaran., S.sos mengungkapkan, kegiatan itu pentingnya update data angka partisipasi murni yang akan dilakukan oleh para ketua RT dan RW se-Kabupaten Pandeglang.

Baca Juga  Tingkatkan Kapasitas Pelatih, KONI Banten Lakukan Penataran

“Sosialisasi itu dalam rangka meningkatkan kapasitas RT dan RW di bidang pendidikan. Kami harap para RT dan RW bisa mengedukasi warganya tentang pentingnya pendidikan dasar, dengan begitu angka lama sekolah akan meningkat,” harapnya.

Bunbun Buntaran juga mengatakan, RT dan RW memegang peranan penting dalam mensukseskan program pemerintah, tanpa peran RT dan RW mungkin program pembangunan di Kabupaten Pandeglang tidak akan terwujud dengan baik.

Baca Juga  Ketum KERIS: Minta Jokowi Panggil Kapolri Pastikan Stok Beras Aman Hari Pencoblosan Pilpres 2024

“Adapun maksud dan tujuannya digelar kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas aparatur Desa terutama aparatur RT dan RW, agar lebih berkualitas dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” tutupnya. (*)