BI Banten Gelar LIKE IT 2026: Pacu Generasi Muda Melek Finansial Lewat Kampanye ‘Money Wise, Future Rise’

oleh 1 views

​Fajarbanten.co.id– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Upaya strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan program Relay Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2026 yang mengusung tema ‘Money Wise, Future Rise’.

​Kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi dan kolaborasi untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai kebijakan, produk, serta instrumen keuangan. Tujuannya jelas: mendorong terbentuknya perilaku pengelolaan keuangan dan investasi yang sehat, bijak, dan bertanggung jawab sejak dini.

​Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan bagi generasi muda merupakan fondasi krusial dalam membangun ekosistem keuangan nasional yang sehat dan berkelanjutan. Menurutnya, akses terhadap produk keuangan saja tidak cukup tanpa dibarengi pemahaman yang matang.

​”Generasi muda tidak cukup hanya memiliki akses terhadap produk keuangan, tetapi juga perlu memiliki pemahaman yang baik agar mampu mengambil keputusan keuangan secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab,” ujar Sofwan.

Baca Juga  Bawaslu Pandeglang: Pemberi dan Penerima Sembako Bisa Kena Sanksi Pidana

​Langkah masif ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam melanjutkan reformasi sektor keuangan melalui Undang-Undang 4 Tahun 2026 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK). Di bawah kerangka tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat transformasi pasar keuangan, salah satunya lewat arah kebijakan pengembangan Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) yang berpedoman pada Blueprint Pendalaman Pasar Uang 2030. Pengembangan ini ditujukan untuk menciptakan pasar keuangan yang modern dan efisien guna mendukung stabilitas makroekonomi serta pembiayaan nasional.
​Kendati demikian, penguatan pasar keuangan harus berjalan seiring dengan peningkatan kapabilitas masyarakat.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 oleh OJK, LPS, dan BPS, Indeks Literasi Keuangan Indonesia tercatat di angka 69,57%, sementara Indeks Inklusi Keuangan telah mencapai 93,61%. Angka ini memperlihatkan adanya kesenjangan sekitar 24 poin persentase antara akses layanan keuangan dan pemahaman literasinya.

Baca Juga  Momen Natal Penuh Kebersamaan, Rutan Tamiang Layang Fasilitasi Layanan Kunjungan bagi Warga Binaan

​Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi kelompok pelajar dan mahasiswa. Dalam SNLIK 2026, Indeks Literasi Keuangan khusus pelajar dan mahasiswa tercatat sebesar 62,72%, masih berada di bawah rata-rata nasional.

Ruang perbaikan ini menjadi dasar penting bagi BI bersama Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS untuk mengintensifkan edukasi melalui program LIKE IT 2026.
​Dalam rangkaian acara Relay LIKE IT 2026 di Banten, para peserta mendapatkan pembekalan langsung melalui sesi berbagi (sharing session) bersama perencana keuangan Annisa Steviani, CFP, AEPP.

Materi berfokus pada pengalaman praktis menyusun prioritas finansial, mengelola arus kas pendapatan dan pengeluaran, serta merancang masa depan keuangan secara terarah.

Baca Juga  Tingkatkan Soliditas dan Evaluasi Program Kerja, Dewan Da’wah Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Koordinasi

​Selain edukasi kelas, LIKE IT 2026 juga menggelar LIKE IT Championship 2026—sebuah kompetisi literasi keuangan tingkat nasional bagi mahasiswa aktif. Lomba ini terbagi menjadi dua kategori, yakni FLIQ (Financial Literacy Quiz) berupa cerdas cermat nasional, serta FLEX (Financial Literacy Experience) berupa kompetisi video pendek, dengan total hadiah mencapai Rp84 juta.

Bank Indonesia turut mendorong mahasiswa di Banten untuk aktif berpartisipasi dan menorehkan prestasi membanggakan.
​Melalui semangat ‘Money Wise, Future Rise’, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas mengelola keuangan pribadi, tetapi juga bertindak sebagai agen perubahan literasi di lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat luas.

Dengan fondasi literasi yang kokoh, generasi muda Banten diharapkan semakin siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan serta berkontribusi nyata menyongsong visi Indonesia Emas 2045. (*/yogi)