D3 Administrasi Pajak FEB UNTIRTA Gelar FGD Evaluasi Kurikulum, Hadirkan Pakar dari UNESA

oleh 2 views

Oleh: Anistya Vinta Desi, S.E., M.Ak.

Serang — Program Studi D3 Administrasi Pajak, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum sebagai bagian dari upaya memastikan kurikulum yang diterapkan tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan profesi di bidang perpajakan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Ulil Hartono, S.E., M.Si. dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai narasumber. Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Prof. Dr. H. Tubagus Ismail, S.E., M.M., Ak., yang menekankan pentingnya evaluasi kurikulum secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan lulusan.

FGD ini menjadi ruang diskusi bagi program studi untuk mengevaluasi berbagai komponen kurikulum, mulai dari visi keilmuan, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), hingga bahan kajian yang menjadi dasar penyusunan mata kuliah.

Dalam pemaparannya, Dr. Ulil Hartono, S.E., M.Si. menjelaskan bahwa penyusunan visi program studi tidak sekadar menggunakan kalimat yang terdengar baik, tetapi harus menggambarkan arah yang ingin dicapai oleh program studi atau unit kerja secara jelas dan terukur.

Baca Juga  Babak Penyisihan Piala Walikota U-22, Tim Kecamatan Grogol Menang 2-1 Atas Tim Kecamatan Jombang

Menurutnya, visi program studi tidak sekadar menjadi rangkaian kata yang menggambarkan cita-cita, tetapi harus mampu menunjukkan arah pengembangan program studi sekaligus memiliki ukuran pencapaian yang jelas. Setiap kata yang tercantum dalam visi perlu memiliki makna dan dapat dijelaskan bagaimana ketercapaiannya.

“Salah satu arah yang dapat dikembangkan adalah menjadi program studi yang unggul, bereputasi, dan berdaya saing. Namun, pernyataan tersebut perlu diperkuat dengan penciri yang membedakan D3 Administrasi Pajak UNTIRTA dengan program studi sejenis di perguruan tinggi lainnya,” ujar Dr. Ulil dalam pemaparannya.

Beliau juga menjelaskan bahwa program studi perlu menentukan cover area atau lingkup daya saing yang ingin dicapai. Lingkup tersebut dapat mencakup tingkat nasional, regional, hingga Asia Tenggara. Selain itu, program studi juga perlu menetapkan periode atau target waktu pencapaiannya.

Dengan demikian, visi program studi diharapkan tidak berhenti sebagai pernyataan normatif, tetapi menjadi arah strategis yang memiliki target, periode pencapaian, lingkup reputasi, serta penciri yang membedakan program studi dari institusi sejenis.

Selain membahas visi, FGD juga menyoroti pentingnya penyusunan Profil Lulusan (PL) yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan karakteristik pendidikan vokasi.

Pendekatan ini dinilai penting agar pengembangan kurikulum memiliki arah yang jelas dan terintegrasi. Dengan mengetahui profesi atau peran yang menjadi tujuan lulusan, program studi dapat memastikan bahwa Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), mata kuliah, bahan kajian, hingga proses pembelajaran benar-benar mendukung kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Baca Juga  Dianugerahi Nomor Urut 2, Paslon Dewi-Iing Optimis Raih Kemenangan

Bagi Program Studi D3 Administrasi Pajak UNTIRTA, penyusunan profil lulusan menjadi semakin strategis mengingat karakter pendidikan vokasi yang menekankan keterampilan dan kesiapan kerja. Lulusan diharapkan tidak hanya memahami konsep perpajakan, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan tersebut dalam praktik administrasi perpajakan.

Pembahasan FGD kemudian berlanjut pada penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Dr. Ulil menekankan bahwa CPL perlu dirumuskan secara sederhana, jelas, terukur, serta sesuai dengan level pendidikan program studi.

Hal tersebut sejalan dengan karakter pendidikan vokasi yang menekankan kemampuan mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan dalam konteks pekerjaan. Oleh karena itu, CPL perlu menggambarkan kemampuan nyata yang dapat diterapkan lulusan ketika memasuki dunia kerja.

FGD Evaluasi Kurikulum ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi Program Studi D3 Administrasi Pajak FEB UNTIRTA dalam merumuskan arah pengembangan kurikulum yang lebih terstruktur, relevan, terukur, serta memiliki penciri yang kuat. Evaluasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk memastikan kesesuaian kurikulum dengan standar pendidikan tinggi, tetapi juga untuk memperkuat karakter pendidikan vokasi yang menekankan keseimbangan antara penguasaan pengetahuan dan keterampilan praktis.

Baca Juga  Aston Serang Hotel & Convention Center Gelar Wedding Gathering, Kolaborasi Sukses Pelaku Industri Pernikahan

Pertukaran pengalaman dan perspektif melalui keterlibatan narasumber dari perguruan tinggi lain turut memberikan masukan bagi program studi dalam merespons perkembangan kebutuhan dunia kerja dan dinamika regulasi perpajakan. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan administrasi perpajakan, termasuk tuntutan kompetensi di era digital.

Melalui evaluasi dan pengembangan kurikulum yang dilakukan secara berkelanjutan, Program Studi D3 Administrasi Pajak FEB UNTIRTA diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan jenjang Diploma III, terampil menerapkan ilmu perpajakan dalam praktik, serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan profesi dan perkembangan dunia kerja.

Pada akhirnya, penguatan visi, profil lulusan, CPL, serta keterkaitan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Program Studi D3 Administrasi Pajak FEB UNTIRTA yang unggul, relevan, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus menghasilkan lulusan yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi nyata di bidang administrasi perpajakan.