Sinergi PIRA dan Gerindra: Andra Soni Dorong Peran Aktif Perempuan dan Pembangunan Banten di Usia ke-26

oleh 1 views

FAJARBANTEN.CO.ID- Ketua DPD Partai Gerindra sekaligus Gubernur Banten, Andra Soni, hadir secara langsung dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Perempuan Indonesia Raya (PIRA) yang diselenggarakan di Kampung Waotgalih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (4/10/2026).

Kehadiran tokoh-tokoh penting PIRA turut mewarnai acara tersebut, termasuk Penasihat Pengurus Pusat PIRA Sinta Triastuti, Ketua Umum Pengurus Pusat PIRA dr. Rachma Novita Wijayanti, serta Senior PIRA dr. Cop Sophia.
Dalam sambutannya di hadapan para pengurus dan kader PIRA Provinsi Banten,

Andra Soni menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi mendalam atas peran organisasi sayap partai tersebut. Ia menegaskan bahwa PIRA merupakan salah satu pilar penting bagi Partai Gerindra yang konsisten mendampingi dan memberdayakan kaum perempuan di Indonesia.

“Semoga Perempuan Indonesia Raya terus menjadi garda terdepan memperjuangkan masyarakat Indonesia, dan kepada Perempuan Indonesia Raya Banten, selain mengucapkan selamat HUT PIRA, saya juga ingin menyampaikan Dirgahayu Provinsi Banten yang ke-26. Banten bergerak, maju, berdampak,” ujar Andra Soni.

Mengingat Sejarah dan Soliditas Organisasi
Dalam pidatonya, Andra Soni juga mengenang perjalanan awal mula terbentuknya organisasi sayap di bawah naungan Partai Gerindra. Ia menceritakan bahwa dirinya pada masa lalu merupakan salah satu pengurus Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria).

Baca Juga  Bawaslu Awasi Penerimaan Dokumen Syarat Dukungan Paslon Perseorangan

Ia menjelaskan bahwa Partai Gerindra lahir pada 6 Februari 2008, disusul oleh pembentukan PIRA tujuh bulan kemudian, serta Satria beberapa bulan setelahnya. Menurutnya, seluruh sayap partai memiliki lambang utama yang sama, yakni Garuda, sebagai simbol kesatuan visi dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Oleh karena itu, ia mendorong para pengurus perempuan, baik di tingkat daerah maupun cabang, untuk terus bersinergi erat serta memperkuat barisan dalam mengemban misi kerakyatan.

Dorongan Keterlibatan Perempuan dalam Politik

Selain memperkuat gerakan sosial dan pemberdayaan, Andra Soni menyoroti pentingnya keterlibatan aktif perempuan di kancah politik formal. Ia memaparkan bahwa undang-undang telah mensyaratkan kuota minimal 30 persen bagi keterwakilan perempuan sebagai calon anggota legislatif.

Kendati demikian, ia mencatat adanya tantangan tersendiri di lapangan, di mana jumlah keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi Banten masih berada di bawah angka 10 persen, termasuk minimnya keterwakilan dari kader PIRA sendiri.

Baca Juga  Andika Minta Mahasiswa KKM Bantu Pengembangan Desa

“Pilih caleg perempuan supaya dia bisa memperjuangkan kepentingan perempuan. Kepada yang laki-laki, pilih juga caleg perempuan karena mereka juga bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat luas,” pesan Andra Soni kepada para hadirin.

Sinergi Program Nasional dan Daerah di Banten
Di tengah momentum peringatan tersebut, Andra Soni turut memaparkan berbagai pencapaian serta realisasi program kerakyatan yang diinisiasi oleh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat Banten.

* Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Program prioritas nasional ini telah berhasil menjangkau sekitar 3,5 juta jiwa di Provinsi Banten, yang mencakup anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui. Andra Soni menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menekan angka stunting serta memperbaiki kualitas gizi generasi penerus bangsa.

* Layanan Kesehatan Gratis: Dari target total 12 juta jiwa penduduk Banten, saat ini sekitar 7,2 juta warga telah memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis. Ia menyebutkan bahwa penemuan kasus kesehatan yang paling dominan di masyarakat adalah hipertensi dan diabetes, sehingga peran PIRA sangat dibutuhkan untuk membantu melakukan edukasi pola hidup sehat.

Baca Juga  Najib Hamas Pimpin Doa Bersama untuk Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang di Sela Bimtekda PKS Banten

* Pendidikan dan Infrastruktur: Di sektor pendidikan, pemerintah daerah melalui dukungan di DPRD Banten telah menganggarkan kuota bagi puluhan ribu anak Banten yang tidak tertampung di sekolah negeri untuk bisa mengenyam pendidikan di sekitar 800 sekolah swasta secara gratis tanpa dipungut biaya SPP maupun uang gedung. Selain itu, pembangunan infrastruktur dasar seperti irigasi pertanian serta program bedah rumah layak huni terus digenjot untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Menutup arahannya, Andra Soni mengajak seluruh kader PIRA dan masyarakat Banten untuk terus menjaga soliditas serta aktif mengawal jalannya program pembangunan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia optimistis bahwa melalui kerja sama yang erat, cita-cita besar mewujudkan Indonesia Maju dan Banten yang semakin sejahtera dapat segera tercapai.

Acara perayaan HUT ke-18 PIRA di Kota Serang ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, jajaran pengurus DPD Partai Gerindra Banten, pengurus DPC, serta ratusan kader perempuan yang memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusiasme. (Yogi)