FAJARBANTEN.CO.ID – Jakarta, 5 Juli 2026. Program Community Development Program Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Tahun 2026 resmi memulai pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Optimalisasi Senam Lansia Berbasis Peralatan Praktis dan Sistem Monitoring Kebugaran untuk Meningkatkan Kemandirian Lansia” di Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur, pada Minggu (5/7/2026).
Kegiatan perdana ini menjadi langkah awal dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran masyarakat lanjut usia (lansia) melalui pendekatan latihan fisik yang terstruktur, penggunaan peralatan olahraga praktis, serta sistem monitoring kebugaran yang dirancang untuk memantau perkembangan kondisi fisik peserta secara berkala.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tes kebugaran jasmani sebagai bentuk asesmen awal terhadap kondisi fisik setiap peserta. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan fisik lansia, meliputi keseimbangan, kekuatan otot, fleksibilitas, daya tahan, dan kemampuan fungsional sebagai dasar penyusunan program latihan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing peserta.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Puluhan warga lanjut usia hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Tingginya partisipasi dan animo masyarakat menunjukkan besarnya kesadaran warga Kelurahan Cipinang Muara akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran di usia lanjut. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap tahapan pemeriksaan kebugaran dan menyambut baik program yang dilaksanakan oleh tim pengabdian.
Ketua Tim, Dr. Masnur Ali, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pelaksanaan senam lansia, tetapi juga mengembangkan sistem pembinaan yang berkelanjutan melalui pemantauan kondisi kebugaran peserta.
“Program ini dirancang agar lansia tidak hanya rutin berolahraga, tetapi juga mengetahui perkembangan kondisi kebugarannya secara berkala. Dengan demikian, latihan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta sehingga lebih aman, efektif, dan mampu meningkatkan kemandirian lansia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Dr. Masnur Ali.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa penggunaan peralatan olahraga praktis seperti resistance band, tongkat senam, bola latihan, dan alat bantu sederhana lainnya diharapkan mampu membuat aktivitas senam menjadi lebih menarik, variatif, dan efektif dalam meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan tubuh, koordinasi gerak, serta fleksibilitas peserta.
Program ini juga mengedepankan penerapan sistem monitoring kebugaran, sehingga perkembangan kemampuan fisik setiap peserta dapat didokumentasikan dan dievaluasi secara berkala. Data hasil monitoring tersebut menjadi dasar bagi tim pelaksana dalam menyusun program latihan lanjutan yang lebih tepat sasaran sekaligus mendukung upaya pencegahan penurunan fungsi fisik pada lansia.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, dan interaktif. Tim pelaksana yang terdiri atas dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta turut memberikan pendampingan kepada setiap peserta selama proses tes kebugaran berlangsung. Pendekatan yang komunikatif membuat para lansia merasa nyaman dan semakin termotivasi untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui program Community Development Program UNJ Tahun 2026 ini, diharapkan terbentuk budaya hidup sehat di kalangan masyarakat lanjut usia di Kelurahan Cipinang Muara. Senam lansia yang dilakukan secara rutin, didukung dengan penggunaan peralatan praktis dan sistem monitoring kebugaran, diharapkan mampu meningkatkan kebugaran jasmani, mengurangi risiko jatuh, mempertahankan kemampuan fungsional, serta mewujudkan lansia yang lebih sehat, aktif, produktif, dan mandiri.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Universitas Negeri Jakarta dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. (Bad)







