FAJARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak membuka posko siaga kebencanaan selama Ramadhan dan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah tersebut dilakukan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga Maret mendatang.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan pendirian posko siaga bertujuan memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa, sekaligus memastikan penanganan segera apabila terjadi bencana alam.
“Pendirian posko ini untuk melayani masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran. Jika terjadi bencana alam, dapat tertangani dengan baik sehingga mengurangi risiko dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ujar Sukanta di Rangkasbitung, Kamis (26/2/2026).
Menurut dia, wilayah Kabupaten Lebak memiliki topografi yang beragam, mulai dari pegunungan, perbukitan, daerah aliran sungai hingga pesisir pantai, sehingga tergolong rawan bencana. Potensi bencana yang kerap terjadi di antaranya banjir, longsor, pergerakan tanah, angin puting beliung, kebakaran, gelombang tinggi, gempa bumi, hingga tsunami.
Posko utama dipusatkan di Kantor BPBD Lebak, Jalan Ir Djuanda Rangkasbitung, dengan melibatkan 30 personel yang bersiaga selama 24 jam secara bergantian. Selain itu, posko siaga juga didirikan di 28 kecamatan untuk mempermudah akses layanan pertolongan.
BPBD juga menyiapkan sejumlah peralatan evakuasi di posko, antara lain perahu karet, gergaji mesin (chainsaw), tambang, kendaraan operasional roda dua dan roda empat, tenda, serta persediaan logistik darurat.
“Kami siap bergerak cepat bila menerima laporan adanya bencana alam untuk melakukan evakuasi dan pertolongan agar tidak ada korban jiwa,” kata Sukanta.
Ia menambahkan, kondisi cuaca di wilayah Lebak saat ini masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang. Karena itu, masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai dan wilayah perbukitan atau tebing diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, maupun pergerakan tanah.
Sementara itu, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Lebak dalam beberapa waktu ke depan. BPBD mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada aparat setempat atau posko terdekat apabila terjadi kondisi darurat kebencanaan.(Ajat)







