Siswa Gagal Lolos Jalur Domisili, Puluhan Orang Tua Calon Siswa Mengadu ke Anggota DPRD Kota Serang

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 19 orang tua calon siswa SMP Negeri 18 Kota Serang yang berada di Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, mengadukan nasib anak-anak mereka kepada anggota DPRD Kota Serang, Eko Sucipto, setelah tidak diterima di sekolah tersebut, Rabu (8/7/2026).

Para orang tua menilai proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kurang transparan, terutama terkait mekanisme penerimaan melalui berbagai jalur.

“Ada empat jalur dalam SPMB 2026, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi (perpindahan tugas orang tua). Kuota jalur domisili minimal 40 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 25 persen, sedangkan sisanya untuk jalur mutasi. Ketentuan ini berlaku secara nasional,” ujar Eko usai mengunjungi SMPN 18 Kota Serang, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga  FIKS Apresiasi Festival Qasidah di Kampung Gintung

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Serang dari Daerah Pemilihan Curug-Walantaka itu mengaku heran karena 19 calon siswa asal Kelurahan Teritih tidak diterima, padahal berdasarkan pengakuan orang tua, jarak rumah mereka ke sekolah tidak lebih dari satu kilometer.

“Kalau memang sesuai ketentuan jalur domisili, seharusnya mereka memiliki peluang yang besar untuk diterima. Bila memang daya tampung menjadi kendala, pemerintah bisa mempertimbangkan solusi, misalnya dengan menambah ruang kelas baru (RKB),” katanya.

Baca Juga  Kasyno z MiFinity: kompletny poradnik płatności

Menurut Eko, kondisi tersebut sangat memprihatinkan. Di saat banyak generasi muda memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan, mereka justru terkendala oleh persoalan sistem penerimaan.

Sebelumnya, para orang tua juga telah menyampaikan keluhan kepada mantan Lurah Teritih, Hidayatullah. Meski sudah tidak lagi menjabat, Hidayatullah berjanji akan membantu menyampaikan aspirasi warga kepada lurah yang baru serta menjembatani komunikasi dengan pihak sekolah.

Baca Juga  PB Porprov VII Banten Tetapkan Jadwal Pelaksanaan dan Tahapan Pendaftaran

Salah seorang orang tua calon siswa, Haidir, mengaku kecewa dengan hasil seleksi SPMB di SMPN 18 Kota Serang. Menurutnya, ia bersama orang tua lainnya telah mengikuti seluruh prosedur pendaftaran sesuai ketentuan, termasuk melalui jalur domisili.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMPN 18 Kota Serang belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan yang disampaikan para orang tua calon siswa. (Yogi)