FAJARBANTEN.CO.ID-Ratusan warga Perumahan Puri Anugrah Pratama (PAP) RT 08 dan RT 09, RW 09, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan menggelar pawai obor, Senin 15 Juni 2026 malam.
Kegiatan yang diikuti oleh warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa, remaja hingga anak-anak itu berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Anak-anak tampak antusias mengikuti pawai dari awal hingga akhir dengan didampingi orang tua, pengurus RT/RW, serta tokoh masyarakat guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Para peserta berjalan kaki sambil membawa obor bambu yang menyala terang, menyusuri Jalan Maja–Kuranten hingga jalan-jalan lingkungan di wilayah RW 09 Kelurahan Saruni.
Rute yang ditempuh mencapai sekitar 4 kilometer dan mengelilingi sejumlah kompleks perumahan di kawasan tersebut.
Deretan cahaya obor yang membentang di sepanjang perjalanan menciptakan suasana semarak.
Nuansa religius semakin terasa saat para peserta melantunkan sholawat menggunakan pengeras suara yang diiringi penampilan drumband.
Selain menjadi bagian dari syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Masyarakat yang berada di sepanjang rute pawai turut menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta.
Ketua Dewan Kemakmuran Musala (DKM) Al Muqoddas, Ustaz Maman Sulaeman, mengatakan antusiasme warga dalam menyambut Tahun Baru Islam sangat tinggi. Bahkan, seluruh kebutuhan kegiatan dipenuhi secara swadaya oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, masyarakat Puri Anugrah Pratama RT 08 dan 09 sangat antusias mengikuti pawai obor dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah. Warga juga swadaya untuk kebutuhan kegiatan tersebut,” ungkap Ustadz Maman.
Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya tradisi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan kami,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Puri Anugrah Pratama, Adi Suntoro, menjelaskan bahwa panitia sengaja melibatkan para remaja dalam penyelenggaraan kegiatan agar semangat menyambut Tahun Baru Islam dapat terus diwariskan kepada generasi muda.
“Kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk generasi muda agar lebih mengenal nilai-nilai keislaman. Makanya keterlibatan para remaja menjadi hal yang sangat positif,” katanya.
Adi menambahkan, pawai obor tersebut merupakan kegiatan perdana yang digelar di lingkungan PAP. Meski hanya dipersiapkan selama satu minggu, acara berlangsung meriah dan sukses berkat dukungan seluruh warga.
“Alhamdulillah, walau persiapannya hanya satu minggu berjalan lancar dan sukses. Hal itu tentu saja karena kebersamaan masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan pawai obor tahun ini,” tandasnya. (Asep)







