SERANG — Memasuki usianya yang ke-500 tahun, Kabupaten Serang berada pada momentum sejarah yang sangat penting untuk melakukan transformasi besar, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Perayaan setengah milenium ini tidak sekadar menjadi ajang seremoni atau refleksi perjalanan panjang sejarah daerah, melainkan harus dijadikan titik balik strategis untuk menggerakkan kembali roda perekonomian daerah melalui penguatan potensi pariwisata unggulan.
Sebagai wilayah yang dikaruniai kekayaan alam melimpah, mulai dari garis pantai Anyer yang legendaris, kawasan ekowisata perbukitan, hingga peninggalan sejarah dan budaya yang adiluhung, Kabupaten Serang memiliki modal besar untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Yurlena Rachman—yang juga menjabat sebagai General Manager Hotel Pesona Krakatau Anyer—menyampaikan pandangan serta harapannya terkait momentum bersejarah ini. Sosok yang akrab disapa Lena tersebut menegaskan bahwa usia 500 tahun Kabupaten Serang harus menjadi momentum kebangkitan bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Pariwisata Kabupaten Serang memiliki potensi yang sangat luar biasa. Kawasan Anyer, misalnya, telah lama menjadi ikon pariwisata bahari yang tidak hanya dikenal di Provinsi Banten, tetapi juga secara nasional. Di momen HUT ke-500 Kabupaten Serang ini, kita semua berharap sektor pariwisata bisa bangkit lebih kuat, semakin berdaya saing, serta memberikan dampak ekonomi langsung yang nyata bagi masyarakat,” ujar Lena.
Sinergi Antar pemangku Kepentingan dan Penguatan Pelayanan
Menurut Lena, tantangan pariwisata di era modern tidak hanya berfokus pada keindahan daya tarik alam semata, melainkan juga pada kesiapan infrastruktur penunjang, kualitas pelayanan (hospitality), kebersihan lingkungan, serta standar keamanan destinasi.
PHRI Kabupaten Serang berkomitmen penuh untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang guna memastikan para wisatawan mendapatkan pengalaman berkunjung yang aman, nyaman, dan berkesan.
Lena menambahkan bahwa penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di industri perhotelan dan restoran menjadi salah satu prioritas utama. Pelatihan secara berkala mengenai standar pelayanan, penguasaan tata kelola kebersihan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran terus didorong agar para pelaku industri mampu beradaptasi dengan tren wisatawan masa kini.
“Keramahan, keterbukaan, dan kenyamanan adalah kunci utama. Ketika wisatawan merasakan pelayanan yang tulus dan fasilitas yang memadai, mereka tidak hanya akan datang kembali, tetapi juga menjadi duta promosi yang menceritakan keindahan Kabupaten Serang kepada dunia luar,” jelasnya.
Potensi Wisata Bahari dan Inovasi Promosi Digital
Kawasan Anyer dan sekitarnya hingga kini masih menjadi tulang punggung pariwisata di Kabupaten Serang. Kombinasi pantai pasir putih, pemandangan Selat Sunda, serta latar belakang Gunung Anak Krakatau memberikan daya tarik tersendiri yang sulit tandingannya. Namun, untuk memaksimalkan potensi ini di usia ke-500 tahun, diperlukan inovasi promosi yang adaptif dan mengikuti perkembangan zaman.
Promosi pariwisata berbasis digital, penyelenggaraan acara-acara kebudayaan (events), serta paket wisata terpadu yang menghubungkan antara wisata pantai, wisata kuliner khas daerah, dan kerajinan UMKM lokal dianggap sebagai langkah konkret yang harus direalisasikan.
Sebagai pimpinan di Hotel Pesona Krakatau Anyer sekaligus Ketua PHRI, Lena melihat bahwa tren liburan keluarga dan wisatawan bisnis (MICE – Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) terus mengalami pertumbuhan.
Oleh karena itu, kesiapan akomodasi yang representatif dan bervariasi menjadi modal penting untuk menampung lonjakan kunjungan selama periode liburan maupun perayaan hari jadi daerah.
Harapan dan Optimisme Menuju Masa Depan
Peringatan HUT ke-500 Kabupaten Serang diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen daerah untuk bersama-sama menjaga stabilitas iklim investasi dan pariwisata. PHRI Kabupaten Serang berharap pameran budaya, festival seni, dan berbagai agenda peringatan hari jadi dapat menarik antusiasme kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Melalui sinergi yang solid antara PHRI, Pemerintah Daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat, sektor pariwisata optimis dapat menjadi penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membukakan lapangan kerja yang luas bagi generasi muda di Kabupaten Serang.
“Selamat Hari Jadi ke-500 untuk Kabupaten Serang. Mari kita jadikan momentum emas ini untuk melangkah bersama, menata pariwisata yang lebih berkelanjutan, maju, dan menyejahterakan seluruh warga,” pungkas Lena dengan penuh optimisme. (yogi)







