Peringati WPD, Seratus Apoteker Serbu Krakatau Junction Cilegon

oleh
Ratusan warga mengikuti senam bersama Ikatan Apoteker Cilegon dalam rangka memperingati World Pharmacist Day (WPD), di Krakatau Junction, Minggu (24/9/2023).

FAJARBANTEN.CO.ID – Area senam massal di Krakatau Junction, Minggu, 24 September 2023 sedikit berbeda dari biasanya. Tampak meja berderet memanjang di dekat pintu masuk dengan berbagai poster dan banner informasi seputar obat. Suasana semarak memperingati World Pharmacist Day (WPD) yang diadakan oleh Apoteker Kota Cilegon dengan aneka kegiatan berupa senam massal Dagusibu bekerjasama dengan Badan Pembinaan Olahraga Krakatau Steel (BPOS-KS) serta konsultasi, pemberian informasi obat hipertensi, diabetes, resistensi antibiotik serta pengecekan glukosa dan tekanan darah secara gratis digelar serentak di area tersebut.

Keseruan dan kemeriahan pun semakin terasa saat ratusan peserta senam pagi itu mengikuti gerakan senam DAGUSIBU. Senam yang mengandung pesan untuk selalu berhati-hati Ketika mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat-obatan.

Beberapa peserta yang super aktif ikuti gerakan senam mendapatkan hadiah begitu pula saat dilontarkan pertanyaan seputar cara mendapatkan obat. Peserta senam pagi tampak menyimak pesan-pesan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, drg, Ratih Purnamasari,MKM yang hadir membersamai kegiatan WPD apoteker Kota Cilegon.

Seusai senam, apoteker Cilegon turun langsung berinteraksi dengan masyarakat dengan memberikan edukasi. Hampir 400 orang mendapatkan pelayanan informasi obat dan cek gula darah. Tidak ada meja yang kosong, semua terisi penuh oleh warga yang begitu antusias menyambut kehadiran apoteker di ruang publik ini.

Baca Juga  Drs. H. Didi Sunardi, M.Si : Optimalisasi Potensi Kota Serang Dalam Mendongkrak Perekonomian Daerah
Antusias warga untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan Ikatan Apoteker Indonesia.

“Saya jadi tahu, cara menyimpan obat tidak semuanya perlu dalam kulkas,” ucap seorang bapak kepada Apt. David yang menjelaskan tentang Dagusibu.

Beberapa ibu yang mengantri untuk konsultasi juga mengatakan agar Apoteker Cilegon lebih sering datang ke tempat ini memberikan edukasi.

Pemilihan jenis penyakit diabetes, hipertensi dan peduli resistensi antibiotik sebagai tema edukasi di kegiatan kali ini mengingat bahwa penyakit kronis ini seringkali terdiagnosa dalam kondisi yang sudah parah. Gejala yang ada, tidak dipedulikan, terlebih penderita penyakit ini pun semakin meningkat dari tahun ke tahun. Penggunaan antibiotik yang bijak pun terus digaungkan karena bahaya akan resistensi ini mengintai dan dapat menjadi silent pandemic.

Baca Juga  Bank Zoel Institute: KPU dan Bawaslu Jangan Cari Kambing Hitam Atas Kejanggalan Pemilu 2024
Seorang warga mendapat penjelasan dari salah satu panitia.

Kehadiran apoteker di masyarakat dalam semua lini kesehatan ini akan membuat sosok apoteker terlibat dalam menjaga sistem kesehatan dan menjadikannya sahabat keluarga, seperti balutan tema WPD 2023. Tentu saja harapannya adalah masyarakat tidak ragu dan tidak sungkan lagi bertanya kepada apoteker dan pengetahuan masyarakat seputar obat meningkat.

Kesalahan akibat penggunaan obat-obatan yang tidak tepat dapat dihindari termasuk bagaimana mendapatkan obat. “Tidak dapat dihindari pembelian obat secara online, namun tetap harus waspada dan hati-hati,“ tegas Apt. Dewi sebagai Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Cabang Kota Cilegon. (*/yogi)