LamiPak Indonesia Perkenalkan Inovasi Kemasan Aseptik pada Forum Koordinasi Nasional Produk Pangan Steril 2026

oleh

Fajarbanten.co.id– PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) berpartisipasi dalam kegiatan pameran pada Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial: Kiprah Satu
Dasawarsa Program Manajemen Risiko, yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengawasan Produksi Pangan Olahan, Kedeputian Pengawasan Pangan Olahan BPOM RI, dengan dukungan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), dalam rangka peringatan World Food Safety Day 2026 yang mengusung tema “From Burden to Solutions – Safe Food Everywhere”.

Kegiatan yang berlangsung pada 30 Juni 2026 di Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, menjadi wadah kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat penerapan keamanan pangan di Indonesia, khususnya pada sektor pangan steril komersial.

Pada kesempatan tersebut, LamiPak Indonesia memperkenalkan berbagai solusi kemasan aseptik dari kertas karton, termasuk sampel kemasan aseptik, sedotan kertas, dan penutup kemasan (caps) untuk produk minuman. Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan komitmennya
terhadap keberlanjutan melalui berbagai inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Melalui partisipasi ini, LamiPak Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri makanan dan minuman nasional melalui inovasi kemasan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Selain memperkenalkan solusi kemasan aseptik, LamiPak Indonesia juga menampilkan program
pengumpulan dan daur ulang Used Beverage Cartons (UBC) sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang ekonomi sirkular dan pendidikan. Program yang
diimplementasikan di 20 sekolah di Kecamatan Cikande ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan praktik ekonomi sirkular. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari dukungan LamiPak Indonesia terhadap implementasi Extended Producer Responsibility (EPR) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen.

Baca Juga  Uji Konsekuensi jadi Sorotan, Sengketa Informasi Pertanahan Jakarta Utara Lanjut Mediasi di KI DKI Jakarta

Booth LamiPak Indonesia mendapat kunjungan dari Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., Dirjen Industri Agro Putu Juli Ardika, serta Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman. Dalam kunjungan tersebut, tim LamiPak Indonesia memperkenalkan teknologi kemasan aseptik dan menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat keamanan pangan nasional.

Baca Juga  Pilkada Serentak, KPU Pandeglang Lantik PPK dan PPS

“Partisipasi kami dalam forum ini merupakan wujud komitmen LamiPak Indonesia untuk terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem keamanan pangan di Indonesia. Melalui inovasi
kemasan aseptik, kami percaya bahwa industri dapat menghadirkan produk yang aman, berkualitas, dan efisien. Kami juga berkomitmen untuk terus berjalan seiring dengan pemerintah
dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem pangan yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Rizalmi, Public Relations Manager LamiPak Indonesia.

Keikutsertaan LamiPak Indonesia dalam forum ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus menghadirkan solusi kemasan yang mendukung keamanan pangan, efisiensi distribusi, serta keberlanjutan industri makanan dan minuman di Indonesia. (*/yogi)