FAJARBANTEN.CO.ID — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten resmi menutup rangkaian acara Karya Kreatif Banten (KKB) x Banten Investment Forum (BIF) 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall 2, Kota Tangerang Selatan.
Mengusung tema “Mengoptimalkan Potensi Penyangga Megapolitan melalui Investasi Berkualitas dan Penguatan Ekosistem UMKM untuk Mendorong Daya Saing Banten”, ajang ini mempertemukan pelaku UMKM, perbankan, pembeli, investor, pemerintah daerah, hingga mitra strategis. Sebanyak 117 UMKM dan kelompok tani berpartisipasi, yang terdiri atas 15 UMKM fesyen, 7 wastra, 18 kerajinan, 62 makanan dan minuman, 12 kopi, serta 3 kelompok tani ketahanan pangan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menekankan pentingnya kesinambungan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan masyarakat. Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat berlanjut menjadi pembiayaan nyata, kontrak dagang, perluasan pasar, serta investasi yang produktif. Pada kesempatan ini, Bank Indonesia Provinsi Banten juga menerima apresiasi dari Gubernur Banten atas sinergi mendukung stabilitas harga, ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, dan peningkatan daya saing UMKM sepanjang tahun 2026.
Dalam sesi penutupan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Rawindra Ardiansah, menyampaikan laporan capaian KKB 2026. Total transaksi membukukan angka sebesar Rp15,85 miliar (107,84% dari target Rp14,7 miliar), serta realisasi pembiayaan UMKM melalui perbankan mencapai Rp3,32 miliar.
Rincian capaian transaksi tersebut meliputi:
* Penjualan langsung di lokasi: Rp728,98 juta (QRIS Rp498,14 juta; debit/transfer Rp74,79 juta; tunai Rp156,05 juta)
* Penjualan daring: Rp1,52 miliar
Business matching dalam negeri: Rp5,86 miliar
* Business matching ekspor: Rp7,75 miliar
Secara keseluruhan, total transaksi meningkat 2,28% dibandingkan pencapaian tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp15,5 miliar. (Angka per komponen disajikan sesuai pembulatan laporan penyelenggaraan).
Rangkaian acara turut diisi oleh 7 sesi talkshow yang diikuti sekitar 869 peserta, peragaan Banten Creative Runway, The 4th Brewtiful Banten Experience, promosi produk unggulan, hingga fasilitasi akses pembiayaan dan pasar. Data traffic lalu lintas pusat perbelanjaan mencatat sebanyak 73.396 kunjungan selama tiga hari pelaksanaan kegiatan.
Sebagai penguatan jejaring usaha, rangkaian Road to KKB pada 7 Oktober 2026 telah mempertemukan 65 UMKM dengan 23 mitra pembiayaan dan pemasaran domestik maupun internasional, yang menghasilkan sejumlah potensi kemitraan dan ekspor untuk ditindaklanjuti.
Di sisi investasi, BIF 2026 sukses mempromosikan proyek-proyek strategis daerah. Beberapa potensi investasi yang mengemuka antara lain:
Rencana kawasan industri terintegrasi oleh Raybo Technology Co., Ltd. dengan estimasi investasi sebesar USD 4,7 miliar.
Rencana ekspansi 5 perusahaan asal Tiongkok di Kawasan Industri Jaya Dinasti Indonesia dengan perkiraan nilai sebesar Rp2 triliun.
(Catatan: Nilai tersebut merupakan potensi/rencana investasi, bukan realisasi akhir).
Pada acara penutupan, panitia mengumumkan para pemenang berbagai kompetisi kreatif:
* KKB Creative Video Challenge:
– Kategori Umum: Sulistiawati (Juara I), – Sri Lestari Kusuma (Juara II),
– Nur Andini Putri (Juara III).
* Kategori Pelajar:
– Mulya Wiguna (Juara I),
– Alief Nurrizal A. (Juara II),
– Diah Nurmalasari (Juara III).
* Banten Brewers Cup 2026:
– Azzaidan Alfian Nur (Juara I),
– Lathif Jamil (Juara II),
– Mehdi Siregar (Juara III).
6 Peserta Terbaik PackUp! UMKM (tanpa urutan peringkat): Anggraeni Ayu Priadin (Abon Ayam Ogut), Aske Mariska Stevania (DeFaVez), Siti Hamidah (Titan88 Roti), Roudatul Uyun (Youn Cookies), Noviani Retna Budiarti (Rumah Tan/Redsail), dan Kitty Andri (Kiro Coffee Roastery).
6 Peserta Terbaik Story Behind Product (tanpa urutan peringkat): Rani (Olahan Mabil/Biji Ketapang), Wina Mutia Sari (Winara Ethnic Wear), Shasty Pramahesty (Aranomiya), Rizka Fauziah Kurniawati (Haira), Hanibal Naswal (Putri Home Cooking/Sagon Bakar), dan Yunawangsih Pangestu (C Mbok Authentic & Snackery).
Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Banten bersama Pemprov Banten dan seluruh mitra akan mengawal tindak lanjut dari business matching serta fasilitasi peluang investasi tersebut. Diharapkan KKB x BIF 2026 memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan UMKM, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing perekonomian Banten. (*/yogi)







