Fajarbanten.co.id – Rangkaian Dies Natalis Ke-15 Universitas Jaya (UNBAJA) semakin semarak melalui pelaksanaan grand final berbagai perlombaan yang digelar di Teras Room Kampus 1 UNBAJA, Kamis (27/8/2026). Para finalis terbaik tampil membawa kemampuan, kreativitas, dan semangat kompetisi untuk memperebutkan gelar juara.
Grand final tersebut mempertandingkan lima cabang lomba, yaitu Solo Singer, Video Konten, Karya Tulis Ilmiah, English Speech, dan Desain Grafis. Setiap cabang memberikan ruang yang berbeda bagi peserta untuk menampilkan potensi, mulai dari kemampuan seni, kreativitas digital, kecakapan berbahasa Inggris, hingga ketajaman berpikir ilmiah.
Sejak pagi, para finalis tampil di hadapan dewan juri dengan membawa karya dan penampilan terbaik mereka. Tidak hanya mengejar kemenangan, mereka juga menunjukkan keberanian, kedisiplinan, penguasaan materi, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara menarik dan bertanggung jawab.
Rektor Universitas Banten Jaya, Prof. Dr. H. Dadang Herli, M.Si., mengatakan bahwa perlombaan dalam rangka Dies Natalis Ke-15 ini merupakan bagian dari upaya UNBAJA untuk memberikan ruang pengembangan diri bagi mahasiswa di luar kegiatan akademik.
“Perguruan tinggi hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk menemukan, mengasah, dan menunjukkan potensi terbaiknya. Melalui kompetisi ini, kami ingin menumbuhkan generasi yang kreatif, percaya diri, berani berkarya, dan siap menghadapi tantangan,” ujar Prof. Dadang Herli.
Menurutnya, setiap peserta yang berhasil mencapai babak final telah melalui proses dan perjuangan yang patut diapresiasi. Kompetisi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan para pemenang, tetapi juga membentuk sikap sportif, kemampuan menerima evaluasi, serta keberanian untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Menjadi juara tentu membanggakan, tetapi pengalaman, keberanian untuk tampil, dan kemauan belajar dari proses adalah kemenangan yang tidak kalah penting. Kami berharap para finalis terus berkarya dan membawa nama baik UNBAJA melalui prestasi-prestasi berikutnya,” tambahnya.
Kehadiran kelima cabang perlombaan tersebut mencerminkan keberagaman potensi mahasiswa. Lomba Solo Singer menjadi ruang ekspresi seni tarik suara, sementara Video Konten dan Desain Grafis mendorong peserta mengembangkan kreativitas sesuai perkembangan industri digital. Adapun Karya Tulis Ilmiah dan English Speech menguji kemampuan peserta dalam berpikir kritis, menyusun gagasan, dan berkomunikasi secara efektif.
Grand Final Dies Natalis 2026 ini menjadi salah satu tahapan penting menjelang malam puncak peringatan Dies Natalis Ke-15 Universitas Banten Jaya. Para pemenang dari setiap cabang nantinya akan menerima apresiasi sebagai bentuk penghargaan UNBAJA terhadap prestasi, kreativitas, dan kontribusi mahasiswa. (yogi)







