Fajarbanten.co.id – Gerakan Masyarakat (Gema) Tani Kabupaten Pandeglang yang digagas oleh H. Mulyadi kembali menunjukkan kontribusinya di sektor pertanian. Organisasi ini kini fokus pada pengembangan kebun percontohan untuk mendukung suplai kebutuhan bahan pangan ke dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gema Tani dibentuk jauh sebelum Mulyadi menjabat sebagai anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKB. Pembentukan organisasi tersebut dilatarbelakangi kegelisahan Mulyadi terhadap kondisi pertanian, perikanan, dan peternakan di Pandeglang. Gema Tani bergerak melakukan pembinaan, motivasi, serta pendampingan kepada petani, peternak, dan pembudidaya ikan.
Untuk mendukung program MBG, Gema Tani mengajak para petani membuat Kebun Percontohan yang hasil panennya akan disuplai ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kebun percontohan tersebut tersebar di sejumlah wilayah, seperti Kampung Pasir Angin, Kampung Campuraksanta, dan Kampung Pakuhaji, dengan komoditas pertanian seperti selada, wortel, buncis, mentimun, dan caisim.
“Jadi ini bentuk perhatian kami pada pertanian sekaligus dukungan terhadap program pemerintah MBG. Ada di Kampung Pasir Angin, Campuraksanta, dan Pakuhaji,” jelas Mulyadi kepada wartawan usai mengunjungi kebun percontohan di Campuraksanta, Minggu 7 Desember 2025.
“Banyak, Pak. Ada selada, wortel, buncis, mentimun, caisim,” sambungnya.
Mulyadi menegaskan bahwa kebun percontohan ini tidak hanya membantu ketersediaan bahan untuk dapur SPPG, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani.
“Harapan kami, kebun percontohan ini bisa menjadi model yang ditiru desa-desa lain. Kalau produksi pertanian meningkat dan terserap oleh program MBG, otomatis pendapatan petani juga ikut naik,” ujar Mulyadi. (Asep)







