Dapur MBG Berbasis Ekosistem di Pandeglang Resmi Beroperasi, Sasar 6 Ribu Santri

oleh
Caption : Pemilik Dapur MBG Berbasis Ekosistem, Haji Mulyadi saat di wawancarai awak media.
Caption : Pemilik Dapur MBG Berbasis Ekosistem, Haji Mulyadi saat di wawancarai awak media.

Fajarbanten.co.id – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis ekosistem di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, resmi diresmikan.

Program ini bertujuan mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

Pemilik Dapur MBG Berbasis Ekosistem, Mulyadi, mengatakan dapur tersebut memanfaatkan bahan pangan lokal dari petani, nelayan, dan pelaku usaha setempat.

” Dapur Ekosistem ini melibatkan para petani untuk berkebun, kemudian didalam kita pergunakan ikan laut, dan minyak itu hanya 20 persen, sisanya di kukus, rebus dan presto, ” katanya kepada wartawan, Selasa 27 Januari 2026.

Baca Juga  Airin Apresiasi Peran Perempuan Golkar di Pemilu 2024

Untuk menunjang operasional dapur kata dia, pihaknya telah bekerja sama dengan petani lokal, di antaranya di kawasan Gunung Karang seluas 2,5 hektare untuk tanaman wortel yang dikelola 47 petani, serta lahan di Kadu Gobang untuk tanaman buncis, kacang panjang, dan mentimun.

” Jadi semua yang kita biayai kita bantu pupuknya, bibitnya, dan segala macam nya. Dan mereka akan menjual ke sini hasilnya ke dapur kita, nanti CSR nya kita perbantukan lagi untuk pupuk dan lainnya, ” ungkapnya.

Baca Juga  Asyik, Pemkot Tangerang Tambah Jalur Sepeda

Mulyadi menyebutkan, dapur MBG ini akan menyasar sekitar 6 ribu santri dan santriwati di pondok pesantren salafi di Kecamatan Majasari.

” Untuk sementara kita distribusikan ke pesantren-pesantren salafi yang selama ini belum dapat MBG. Jadi dapur kita ini khusu untuk para pesantren salafi, ” jelasnya.

Sementara itu, Satgas Program MBG Provinsi Banten, Komarudin, menyampaikan bahwa hingga kini sebanyak 846 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Provinsi Banten.

Baca Juga  Pakar Ungkap Sosok Tepat Calon Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika

” Sementara terget kita itu 1200 an SPPG dengan penerima manfaat di atas 3 jutaan, Mudah-mudahan Tahun 2026 ini bisa terpenuhi targetnya, ” imbuhnya. (Asep)