Browgasm Beauty Centre Serang Buka Pintu Kesetaraan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

oleh
Erica Anca (tengah) owner Browgasm Salon.
Erica Anca (tengah) owner Browgasm Salon.

FAJARBANTEN.CO.ID- Komitmen terhadap inklusivitas dan kesetaraan kerja bagi penyandang disabilitas terus digaungkan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Serang. Salah satunya ditunjukkan oleh Erica Anca, pemilik (owner) Browgasm Beauty Centre Serang.

Dalam bincang-bincang di acara Sora Sorai Festival yang berlangsung di Umah Kaujon, Kota Serang, Sabtu (20/6/2026), Erica menegaskan bahwa dunia usaha harus memberikan kesempatan yang sama bagi setiap individu tanpa memandang keterbatasan fisik.

Inklusivitas Berbasis Profesionalisme
Erica mengungkapkan, langkahnya mempekerjakan staf disabilitas bukan sekadar formalitas atau pemenuhan aturan semata, melainkan didasarkan pada penilaian profesionalisme yang objektif. Hal ini dibuktikannya dengan kehadiran Nurimah, salah satu staf andalannya yang merupakan penyandang disabilitas dan telah bekerja bersamanya selama kurang lebih lima tahun.

“Alasan pertama tentunya kalau bicara tentang bisnis, bicara tentang profesionalisme ya. Dan yang saya lihat secara objektif kepada Nur saat itu adalah memang dia adalah figur yang menurut saya luar biasa. Jadi saya apresiasi sekali,” ujar Erica di hadapan para audiens.

Baca Juga  Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Sidang TPP Bagi Warga Binaan

Ia menambahkan, setelah bergabung, Nurimah membuktikan diri memiliki kemampuan yang tidak kalah saing dengan rekan-rekan kerja yang lain. Hal inilah yang membuat Erica mantap untuk tidak membatasi ruang gerak teman-teman disabilitas di lini bisnis kecantikan yang dikelolanya.

Saling Memahami dan Berkolaborasi
Kendati menerapkan prinsip kesetaraan, Erica tidak menampik adanya penyesuaian dalam aktivitas kerja sehari-hari. Menurutnya, kunci dari lingkungan kerja yang inklusif adalah rasa saling memahami terhadap keterbatasan yang ada tanpa harus membeda-bedakan perlakuan.

“Kalau misalnya dalam tugas keseharian, tentunya kami di sana, teman-teman, pasti memaklumi apa yang mungkin menjadi keterbatasan. Tapi itu bukan menjadi seperti membedakan, bukan. Tapi kami tetap memporsikan semaksimal mungkin untuk bisa bekerja dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga  Ekspedisi Toba SMSI 2023: Menapak Sejarah Danau Purba yang Indah

Cerita Nurimah: Dari Kekhawatiran hingga Menjadi Stylist Senior
Dalam kesempatan yang sama, Nurimah yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Serang, membagikan kisahnya saat pertama kali diajak bergabung oleh Erica. Ia mengaku sempat merasa khawatir dan ragu karena kondisi fisiknya.

“Awalnya Ibu Erica menelepon untuk bekerja di Browgasm. Dulu sempat merasa takut, diterima enggak ya dengan fisik Nurimah sebagai disabilitas di pusat kecantikan Browgasm yang cukup terkenal di Kota Serang,” kenang Nurimah.

Namun, keraguan tersebut sirna seiring berjalannya waktu. Di Browgasm Beauty Centre, Nurimah diberikan kepercayaan penuh untuk memegang berbagai job desk, termasuk sebagai stylist yang melayani berbagai perawatan rambut.

Berkat ketekunan dan ruang berkembang yang diberikan, kini ia telah dipercaya menjadi salah satu stylist senior dengan basis pelanggan yang cukup banyak.
“Di sini saya memegang semua pekerjaan, termasuk sebagai stylist. Sekarang sudah menjadi salah satu stylist senior dan pelanggannya juga sudah banyak. Bahkan banyak yang datang khusus meminta saya yang menangani,” tambahnya dengan bangga.

Baca Juga  Jelang Penutupan World Expo 2025 Osaka, Paviliun Indonesia Catat Berbagai Capaian

Nurimah menilai Erica sebagai sosok pemimpin yang sangat mendukung perkembangan karyawannya. Setiap kali ada pembaruan tren kecantikan atau pelatihan baru, ia selalu diberikan kesempatan yang sama untuk belajar.

Harapan untuk Kemajuan UMKM
Di akhir sesi, Erica menekankan bahwa kemajuan dunia usaha, khususnya UMKM di Kota Serang, harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Kualitas tersebut dapat lahir dari siapa saja, termasuk kaum disabilitas, asalkan mereka diberikan kesempatan yang sama untuk berkarya dan maju bersama.

Melihat semangat tinggi dari para penyandang disabilitas untuk terus berkembang dan berkarya, Erica mengaku sangat terbuka dan siap memberikan dukungan penuh di wadah usaha yang ia pimpin. (yogi)