FAJARBANTEN.CO.ID– Jumlah rumah warga yang terdampak pergeseran tanah di Kampung Cinangga Lebak, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, bertambah dari sebelumnya 32 unit menjadi 40 unit rumah.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan pihaknya akan melakukan asesmen ke lokasi kejadian.
“Hari ini tim kami dari BPBD melakukan asesmen di lapangan sekaligus menyalurkan bantuan logistik yang tersedia di BPBD Kabupaten Lebak kepada warga terdampak,” ujar Sukanta, Kamis (5/3/2026).
Selain melakukan pendataan dan penyaluran bantuan, BPBD Lebak juga telah mengirimkan surat permohonan kajian kepada Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna meneliti kondisi pergerakan tanah di wilayah tersebut.
Menurut Sukanta, hasil kajian dari PVMBG nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan relokasi warga apabila kondisi dinilai tidak aman untuk ditempati.
“BPBD masih menunggu rekomendasi dari PVMBG. Jika hasil kajian merekomendasikan relokasi, maka kami akan mengusulkan relokasi bagi warga terdampak,” katanya.
Ia menambahkan, proses relokasi tidak dapat dilakukan secara cepat karena memerlukan koordinasi dengan berbagai pihak serta kesiapan yang matang, mulai dari penyediaan lahan hingga dukungan anggaran.
“Relokasi membutuhkan kesiapan maksimal dari semua unsur terkait, baik dari sisi lahan, anggaran, maupun koordinasi lintas instansi,” ujarnya. (Ajat)







