Delegasi Open University Malaysia Saksikan Program Literasi Universitas Terbuka di Pandeglang

oleh

PANDEGLANG – Universitas Terbuka (UT) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) EQUITY Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka Serang meresmikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Desa Kurungkambing, Kabupaten Pandeglang, Banten, sebagai upaya memperkuat budaya literasi dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat pedesaan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi masyarakat melalui penyediaan sarana baca, penguatan kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi digital. Penutupan program sekaligus lomba literasi anak turut disaksikan delegasi dari Open University Malaysia (OUM) dalam rangka Program International Joint Action Reinforcement (PIJAR) 2026.

Ketua Pelaksana PkM EQUITY, Prof. Dr. Maman Rumanta, M.Si., mengatakan program tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, guru, hingga masyarakat umum dan kelompok petani.

“Harapan kami, TBM Desa Kurungkambing dapat menjadi model taman bacaan masyarakat yang berkelanjutan, mendorong terciptanya desa yang lebih akademis, literat, mandiri, dan berwawasan global,” kata Maman dalam keterangan yang diterima, Senin (22/06/2026)

Baca Juga  Pj Bupati Kunjungi Kantor PWI Lebak, Ajak Pers Sinergi Membangun

Dalam pelaksanaannya, tim PkM EQUITY Universitas Terbuka menyediakan lebih dari 600 koleksi buku yang mencakup bacaan anak, buku remaja, referensi pertanian dan peternakan, buku keterampilan, Juz Amma, serta buku pendidikan bagi guru. Universitas Terbuka juga memberikan tiga lemari buku untuk mendukung pengelolaan koleksi secara lebih tertata.

Selain penyediaan buku fisik, Universitas Terbuka mengembangkan sistem perpustakaan digital berbasis website yang memungkinkan masyarakat mengakses katalog buku secara daring, mencari referensi, dan melakukan peminjaman buku dengan sistem yang lebih terdata.

Program tersebut juga mencakup pembentukan kepengurusan TBM dan pelatihan pengelolaan perpustakaan berbasis komunitas. Pengurus diberikan pembekalan terkait pengelolaan koleksi, pelayanan pemustaka, serta tata kelola taman bacaan masyarakat.

Baca Juga  Dinilai Piawai Memimpin Daerah, Airin Dapat Dukungan Pesilat dan Pelaku Seni Budaya

Untuk mendukung aktivitas literasi, masyarakat bersama tim program turut membangun dua gazebo yang difungsikan sebagai ruang baca terbuka dan tempat kegiatan belajar bersama.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyelenggaraan lomba puisi dan lomba mewarnai bagi siswa tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Desa Kurungkambing. Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari delegasi Open University Malaysia, Batrisya Geruda John, yang hadir langsung menyaksikan jalannya perlombaan.

Menurut Batrisya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan yang inklusif dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Saya melihat secara langsung bagaimana Universitas Terbuka mendukung literasi masyarakat dan memberikan kesempatan belajar bagi semua. Ini menunjukkan komitmen nyata terhadap pendidikan untuk semua, tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah komunitas,” ujarnya.

Direktur Universitas Terbuka Serang, Dr. Ajat Sudrajat, M.Pd., mengatakan kehadiran TBM Desa Kurungkambing merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat dan literasi digital di wilayah pedesaan.

Baca Juga  Pasangan Calon Bupati Pandeglang Dewi-Iing Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan Santri Melalui Program UMKM

Ia berharap model pengembangan taman bacaan masyarakat berbasis digital tersebut dapat direplikasi di berbagai daerah di Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya baca masyarakat.

Program PkM EQUITY merupakan bagian dari program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) Universitas Terbuka Tahun 2025–2026. Program ini didukung pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Diktisaintek Berdampak dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka.

Melalui program tersebut, Universitas Terbuka berupaya mendorong pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan literasi masyarakat sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan. (Ajat)