Hujan Selama 3 Hari, Tembok Pembatas Perumahan Persada Ambruk, Wakil Walikota & Dewan Walantaka Himbau Warga

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID- Hujan yang mengguyur seluruh Kota Serang selama 3 hari sejak Minggu (11/1/2026) berturut rupanya menyebabkan banjir dan beberapa bencana di sebagian wilayah Kota Serang.

Bahkan di beberapa perumahan yang biasanya jarang terjadi banjir, tampak genangan air hingga ketinggian 70 sentimeter. salah satunya di Perumahan Persada Banten, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Hal ini terpantau dari beberapa titik seperti di Blok A, Blok G, Blok H hingga di bagian belakang yaitu Blok J. Bahkan di Blok A, tembok pembatas antara perumahan dan perssawahan ambruk dan menutup hampir seluruh badan jalan utama perumahan.

Baca Juga  Bank Banten Dukung Roadshow Bus KPK di Provinsi Banten

Menurut warga yang tinggal, tepat di seberang tembok, air mulai naik sekitar jam 12 malam Selasa dini hari.

“Jam 12 malam air mulai naik, dari yang tadinya se-mata kaki sampai setinggi paha orang dewasa. Kami pun sebisa mungkin mengevakuasi barnag-barnag ke tempat yang lebih tinggi. Banjir baru surut sekitar jam 4-an pagi,” ujarnya.

Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia bersama anggota DPRD Fraksi PKS Eko Sucipto pun langsung meninjau titik lokasi di beberapa titik di Kecamatan Walantaka, termasuk di Perumahan Persada Banten.

Baca Juga  Heboh, Mayat Wanita Tanpa Kepala Ditemukan di Gunung Sari Kabupaten Serang

“Ini merupakan musibah yang tidak bisa kita perhitungkan, namun saya menghimbau warga harus tetap jaga lingkungan tetap bersih. Sampah-sampah yang ada di selokan harus segera dibersihkan,” pesan Agis saat meninjau lokasi Selasa pagi.

Agis juga memerintahkan sejumlah OPD terkait salah satunya BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup untuk bertindak cepat membersihkan puing-puing tembok yang ambruk ataupun pohon di sejumlah lokasi banjir.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, bahwa betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke dalam selokan, dan menerapkan pola hidup sehat dan bersih di keluarga,” pesan Agis.

Baca Juga  Institut Tazkia Resmi Menjadi Universitas Tazkia.

Sementara itu, Anggota DPRD F-PKS Kota Serang Eko Sucipto mengajak warga perumahan maupun di perkampungan jaga lingkungan.

“Kami juga akan mendorong pihak-pihak lain untuk berkolaborasi dengan Pemkot. Menata kembali saluran irigasi di perumahan warga hingga mengadakan edukasi terkait kebencanaan agar warga lebih waspada dan siap menghadapi bencana yang bisa datang kapan saja,” pungkas Eko. (yogi)