Plt Kepala Bapperida Lebak Tanamkan Action Leadership kepada Siswa SRMA 34

oleh
Caption: Plt Kepala Bapperida Lebak saat berdialog dengan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas
Caption: Plt Kepala Bapperida Lebak saat berdialog dengan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas

FAJARBANTEN.CO.ID-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, berbagi pengalaman serta gagasan tentang kepemimpinan berbasis aksi atau action leadership kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Lebak, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 siswa tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya karakter dalam membangun kepemimpinan masa depan.

Di hadapan para siswa, Widy Ferdian menegaskan bahwa kepemimpinan tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan atau posisi, melainkan berangkat dari karakter yang kuat.

“Kepemimpinan sejati lahir dari karakter. Integritas, pengetahuan, kemampuan berkomunikasi, dan sikap amanah adalah fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap calon pemimpin,” ujar Widy.

Menurutnya, karakter kepemimpinan tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemimpin besar tidak selalu dimulai dari langkah besar. Ia tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan konsisten dan penuh tanggung jawab,” katanya.

Widy juga menekankan pentingnya konsep action leadership, yakni kepemimpinan yang tidak berhenti pada perencanaan dan wacana, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Anak-anak muda hari ini harus berani bertindak. Bukan hanya pintar menyusun rencana, tetapi juga mampu mengeksekusi ide, memimpin perubahan, dan memberi teladan bagi lingkungannya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Widy mengajak para siswa Sekolah Rakyat untuk mengambil peran strategis sebagai pelopor Lebak Hegar dengan menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan sehat.

“Mulailah dari sekolah, dari rumah, dan dari diri sendiri. Jika generasi muda peduli pada lingkungan, maka Lebak Hegar bukan sekadar slogan, tetapi menjadi budaya,” ucapnya.

Ia berharap lulusan Sekolah Rakyat dapat menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul yang adaptif, solutif, dan berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

“Sekolah Rakyat disiapkan untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan kepemimpinan,” pungkas Widy.

Kegiatan tersebut sejalan dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mewujudkan visi Lebak RUHAY (Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin) sebagai arah pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas manusia. (Ajat)