Banjir Makin Meluap, Ratusan Warga di Pagelaran dan Patia Pandeglang Mulai Mengungsi

oleh
Warga di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang mulai mengungsi di Mushola.
Warga di Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang mulai mengungsi di Mushola.

Fajarbanten.co.id – Banjir yang melanda Kecamatan Pagelaran dan Patia, Kabupaten Pandeglang, semakin meluap. Ribuan warga di dua kecamatan tersebut mulai mencari tempat pengungsian karena permukiman mereka terendam air dengan ketinggian hingga mendekati dua meter.

Di Kecamatan Patia, warga Desa Idaman dan Desa Ciawi terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke sejumlah lokasi yang dinilai lebih aman, seperti mushola serta rumah warga yang memiliki bangunan bertingkat.

Sementara itu, di Kecamatan Pagelaran, ratusan kepala keluarga (KK) terdampak banjir sejak Senin malam mulai memadati mushola untuk dijadikan tempat pengungsian sementara.

Kepala Desa Idaman, Kecamatan Patia, Ilman mengatakan, ratusan warganya kini telah mengungsi seiring dengan meningkatnya ketinggian air yang merendam permukiman.

“Warga kami sudah pada ngungsi, ada yang di bangunan Mushola, rumah-rumah tingkat milik warga yang dirasa masih aman dari banjir,” ungkapnya, Selasa 13 Januari 2026.

Ilman menjelaskan, di Kampung Tajur terdapat sekitar 160 KK yang mengungsi. Sementara di Kampung Karang Tengah, sebagian warga mengungsi dan sebagian lainnya memilih membuat tempat pengungsian sendiri di rumah masing-masing.

“Namun untuk warga di Kampung Sindang Rahayu mengungsi ke Kampung Tongkol, tapi jumlahnya belum diketahui, karena masih dilakukan pendataan,” ujarnya.

Ia juga mengakui ketinggian air di wilayahnya terus meningkat dan sudah mencapai antara 170 sentimeter hingga 2 meter.

“Iya, air semakin tinggi mencapai 170 senti meter hingga 2 meter. Kami sudah mengungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ciawi, Kecamatan Patia, Sobur, menyampaikan kondisi serupa. Ia mengatakan sebagian warganya yang terdampak banjir juga telah mengungsi ke sejumlah lokasi yang lebih aman.

Menurut Sobur, hingga saat ini jumlah warga yang mengungsi dari beberapa kampung di Desa Ciawi mencapai ratusan kepala keluarga.

“Tadi malam warga kami sudah mengungsi di Mushola dan tempat-tempat lainnya yang masih aman dari banjir,” tuturnya. (Asep)