Pengembangan Ecosport Tourism Berbasis Lingkungan Alam dan Olahraga di Kawasan Pelabuhan Merak Dimulai

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memulai rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pengembangan Ecosport Tourism Berbasis Lingkungan Alam dan Olahraga di Kawasan Pelabuhan Merak.” Program ini bertujuan mengembangkan potensi kawasan Pelabuhan Merak sebagai destinasi ecosport tourism yang mengintegrasikan aktivitas olahraga, wisata, serta pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Sebagai langkah awal pelaksanaan program, tim pengabdian melakukan kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Kota Cilegon, khususnya dinas terkait yang memiliki peran dalam pengembangan sektor pendidikan, olahraga, pariwisata, dan lingkungan hidup. Koordinasi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi, menyusun rencana kegiatan, serta membangun sinergi dalam mewujudkan kawasan Pelabuhan Merak sebagai destinasi olahraga wisata yang berorientasi pada konservasi lingkungan.

Selain koordinasi, kegiatan juga diawali dengan sosialisasi mengenai konsep Ecosport Tourism, yang menekankan pentingnya pemanfaatan potensi alam secara bertanggung jawab melalui aktivitas olahraga yang ramah lingkungan. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa pengembangan wisata olahraga tidak hanya bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian ekosistem pesisir sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan edukatif.

Ketua Tim PKM, Dr. Masnur Ali, M.Pd., menjelaskan bahwa kawasan Pelabuhan Merak memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ecosport tourism karena didukung oleh panorama pesisir, aksesibilitas yang baik, serta berbagai aktivitas olahraga alam yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Pengembangan ecosport tourism harus dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi lintas sektor. Perguruan tinggi hadir untuk memberikan pendampingan berbasis ilmu pengetahuan sehingga potensi olahraga dan wisata dapat berkembang sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan,” ungkap Dr. Masnur Ali.

Program ini dirancang sebagai langkah awal dalam membangun model pengembangan wisata olahraga berbasis lingkungan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, komunitas olahraga, masyarakat pesisir, hingga dunia pendidikan. Dalam tahap awal ini, fokus kegiatan diarahkan pada penyamaan persepsi, identifikasi potensi kawasan, serta penyusunan strategi pengembangan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Ke depan, program PKM ini akan ditindaklanjuti melalui serangkaian kegiatan pendampingan yang menghubungkan olahraga dan wisata, di antaranya penyusunan model aktivitas olahraga berbasis alam, pelatihan pengelolaan wisata olahraga, edukasi konservasi lingkungan pesisir, pengembangan paket ecosport tourism, serta pemberdayaan masyarakat lokal sebagai bagian dari pengelolaan destinasi.

Pendekatan pendampingan tersebut diharapkan mampu menghasilkan model pengembangan kawasan yang tidak hanya meningkatkan aktivitas olahraga dan pariwisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan prinsip-prinsip konservasi lingkungan.

Melalui program ini, Universitas Negeri Jakarta berkomitmen untuk terus mendampingi para pemangku kepentingan dalam mengembangkan kawasan Pelabuhan Merak sebagai salah satu contoh implementasi Ecosport Tourism yang mengintegrasikan olahraga, pendidikan, pariwisata, dan pelestarian lingkungan. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai kawasan pesisir lainnya di Indonesia.

Kegiatan PKM ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan program-program lanjutan yang akan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kawasan Pelabuhan Merak sebagai destinasi wisata olahraga berbasis lingkungan yang berdaya saing, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Bad)