Tragis, Pemuda di Pandeglang Tewas Diterkam Buaya saat Periksa Rumpon Ikan di Perairan Ujung Kulon

oleh
Caption: Ilustrasi Seorang pemuda bernama Yoga (37), warga Kampung Tamanjaya, RT 002/RW 001, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia setelah diterkam buaya saat berenang di sekitar dermaga di kawasan perairan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Foto: iStock
Caption: Ilustrasi Seorang pemuda bernama Yoga (37), warga Kampung Tamanjaya, RT 002/RW 001, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia setelah diterkam buaya saat berenang di sekitar dermaga di kawasan perairan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Foto: iStock

FAJARBANTEN.CO.ID – Seorang pemuda bernama Yoga (37), warga Kampung Tamanjaya, RT 002/RW 001, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia setelah diduga diterkam buaya saat berenang di sekitar dermaga Pulau Peucang, kawasan perairan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Senin 29 Juni 2026.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diduga berenang untuk memeriksa rumpon ikan yang berada di bawah kolong dermaga.

Kapolsek Sumur, AKP Erwin Haryadi, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka parah akibat serangan buaya.

“Benar telah terjadi peristiwa seorang warga yang diduga diterkam buaya di sekitar Dermaga Pulau Peucang, kawasan TNUK. Korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka parah dan meninggal dunia,” kata Erwin saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum berenang Yoga sempat berpamitan kepada rekan-rekannya untuk memeriksa rumpon ikan di bawah dermaga.

Sekitar 15 menit kemudian, dua rekannya, Kacong dan Yazid, datang ke lokasi untuk memperbaiki fasilitas dermaga. Namun, keduanya tidak menemukan keberadaan Yoga.

Yazid kemudian berinisiatif melakukan pencarian di bawah kolong dermaga. Saat menyelam, ia hanya menemukan kacamata selam milik korban.

Temuan tersebut membuat rekan-rekan korban curiga sehingga mereka segera membagi tim untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 09.30 WIB, Yoga akhirnya ditemukan di Blok Legon Kobak, Pulau Peucang, oleh Nugi, Refli, dan Herdi.

Saat ditemukan, tubuh korban masih berada dalam gigitan seekor buaya yang menyeretnya di perairan.
“Korban ditemukan sedang diterkam dan dibawa seekor buaya,” ujar salah seorang saksi.

Tak lama kemudian, buaya tersebut melepaskan gigitannya. Tim yang berada di lokasi langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke Kantor Pulau Peucang TNUK.

Meski sempat dievakuasi, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya. (Asep)