Siapa Pengganti Rusdi Alam? Saiful Milah Masuk Bursa Ketua DPRD Kota Tangerang

oleh 6 views

KOTA TANGERANG — Bursa calon Ketua DPRD Kota Tangerang pengganti almarhum H. Rusdi Alam mulai memasuki tahapan seleksi internal Partai Golkar. Enam kader telah mendaftarkan diri, salah satunya H. Saiful Milah, S.Pd.I., yang kini menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang.

Selain Saiful Milah, lima kader lainnya yakni H. Kosasih, Mustofa Kamaludin, H. Samsuni, Zamaludin, dan H. Supiani. Keenam nama tersebut mengikuti proses penjaringan yang dilakukan Partai Golkar untuk menentukan kandidat yang akan diteruskan ke tahapan berikutnya.

Proses tersebut belum menghasilkan keputusan mengenai siapa yang akan menjadi Ketua DPRD definitif. Tim seleksi masih melakukan tahapan verifikasi dan evaluasi sebelum nama-nama kandidat dibawa ke forum internal partai.

Bagi Saiful Milah, keikutsertaan dalam bursa tersebut bukan sekadar pertarungan memperebutkan posisi pimpinan legislatif. Pencalonan itu menjadi bagian dari mekanisme organisasi yang harus dihormati seluruh kader.

Saiful Milah sendiri menegaskan bahwa kewenangan memberikan rekomendasi berada pada Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang sebelum diteruskan ke tingkat DPP.

«“Kami berharap beliau memilih yang baik dari yang terbaik dan prosesnya bisa segera terealisasi,” kata Saiful Milah.»

Ia juga berpandangan bahwa pengisian jabatan Ketua DPRD perlu segera diselesaikan melalui mekanisme partai. Menurutnya, keberadaan pimpinan definitif penting untuk memastikan fungsi kelembagaan DPRD berjalan optimal dan proses pengambilan keputusan tidak mengalami hambatan.

Namun, Saiful Milah memilih tidak mendahului keputusan partai. Ia menyatakan tetap menghormati seluruh peserta penjaringan dan menyerahkan keputusan akhir kepada mekanisme Partai Golkar.

Tiga Dekade Pengalaman Organisasi

Nama Saiful Milah memiliki perjalanan panjang di luar aktivitas politik praktis.

Berdasarkan biodata yang telah dikonfirmasi, perjalanan organisasinya dimulai sejak awal 1990-an ketika ia tercatat menjadi kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Pusat pada 1990.

Saat menempuh pendidikan di Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Djakarta, Saiful Milah aktif dalam Badan Perwakilan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa.

Pada 1991–1994, ia dipercaya menangani bidang pers dan publikasi di lingkungan organisasi kemahasiswaan Fakultas Tarbiyah.

Pengalaman tersebut kemudian berkembang ke bidang pendidikan, keagamaan, sosial dan kemasyarakatan.

Sejak 1997, Saiful Milah terlibat dalam pengembangan Yayasan Lembaga Islam Tiara Aksara dan kini dipercaya sebagai Ketua Yayasan.

Kiprahnya di dunia pendidikan juga berlanjut di Pondok Pesantren Daar el-‘Allaamah. Sejak 2022, Saiful Milah menjalankan peran sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Daar el-‘Allaamah sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Daar el-‘Allaamah.

Lintasan tersebut membuat pengalaman Saiful Milah tidak hanya terbentuk di ruang politik dan parlemen, tetapi juga melalui dunia pendidikan dan pembinaan keagamaan.

Dari Organisasi Kemasyarakatan hingga Pembauran Kebangsaan

Pengalaman organisasi Saiful Milah juga cukup beragam.

Ia pernah memimpin DPC BPPKB Banten Kota Tangerang selama beberapa periode pada 2009–2021. Pada 2010–2015, ia dipercaya menjadi Ketua Serikat Pengemudi Angkutan Umum (SPAU) Tangerang Raya.

Sejak 2012, Saiful Milah juga menjabat Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Simangambat Mandailing Natal (Formasi Madina) Kota Tangerang.

Pengalamannya kemudian merambah dunia usaha melalui keterlibatannya di Kadin Bandara Soekarno-Hatta pada periode 2021–2023.

Sementara pada periode 2021–2026, Saiful Milah menjalankan peran sebagai Koordinator Daerah II Pendekar Banten Kota Tangerang.

Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan pendidikan, keagamaan, organisasi kemasyarakatan, pekerja transportasi, komunitas kedaerahan hingga dunia usaha.

Salah satu ruang yang juga menjadi bagian penting dari aktivitas Saiful Milah adalah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tangerang.

Ia dipercaya memimpin FPK Kota Tangerang periode 2020–2025 dan kembali melanjutkan kepemimpinan untuk periode 2025–2030.

Melalui FPK, Saiful Milah terlibat dalam berbagai kegiatan yang mempertemukan masyarakat dari beragam suku, budaya, agama dan latar belakang sosial.

Pada Januari 2026, misalnya, FPK Kota Tangerang bersama sejumlah organisasi dan lembaga sosial menggelar kegiatan bakti sosial serta pengobatan gratis yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana pengalaman organisasi Saiful Milah bersentuhan langsung dengan kerja sosial dan pembauran masyarakat.

Ketua Fraksi Golkar dan Pengalaman di Parlemen

Pengalaman panjang tersebut kini bertemu dengan posisi Saiful Milah sebagai legislator.

Ia merupakan anggota DPRD Kota Tangerang dari Daerah Pemilihan V dan saat ini duduk di Komisi IV yang membidangi pembangunan. Ia juga dipercaya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang.

Posisi sebagai Ketua Fraksi menjadi salah satu modal politik Saiful Milah dalam mengikuti penjaringan calon Ketua DPRD.

Dalam sejumlah kesempatan, Saiful Milah menyuarakan pentingnya pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan dasar masyarakat.

Pada 2 Agustus 2026, misalnya, ia mendorong agar pembangunan Kota Tangerang tidak hanya terkonsentrasi di kawasan tertentu, tetapi juga menyentuh perkampungan dan permukiman yang masih membutuhkan peningkatan sarana, prasarana, utilitas serta pelayanan dasar.

Dalam Sosialisasi Pembangunan Kota Tangerang di Kecamatan Periuk, Saiful Milah juga menekankan pentingnya peran anggota DPRD dalam mengawal aspirasi masyarakat.

«“Dewan harus bisa ikut mendampingi dan memastikan kebutuhan tersebut segera terealisasi,” ujarnya.»

Menurut dia, aspirasi masyarakat dapat disampaikan melalui berbagai mekanisme, mulai dari Musrenbang, reses anggota DPRD hingga jalur pengajuan pembangunan lainnya.

Bukan Sekadar Senioritas

Masuknya Saiful Milah dalam bursa Ketua DPRD membuat persaingan internal Golkar semakin menarik untuk diperhatikan.

Sebab, penilaian kandidat tidak semata-mata berkaitan dengan senioritas. Tim seleksi sebelumnya menyebut sejumlah aspek yang menjadi perhatian, di antaranya kapasitas dan kapabilitas kepemimpinan, kemampuan membangun koordinasi antara legislatif dan eksekutif, kemampuan mengawal program partai, serta prinsip prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela.

Dengan posisi sebagai Ketua Fraksi, pengalaman organisasi lintas kelompok serta rekam jejak panjang di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan, Saiful Milah kini berada dalam salah satu fase penting perjalanan politiknya.

Namun, seluruh modal tersebut tetap harus diuji melalui mekanisme seleksi internal Partai Golkar.

Tim seleksi selanjutnya akan melakukan evaluasi sebelum hasilnya dibawa ke forum partai. Sedikitnya tiga nama nantinya akan diteruskan melalui struktur partai hingga DPP untuk mendapatkan keputusan akhir.

Artinya, Saiful Milah masih berada pada tahap sebagai salah satu kandidat, bukan calon yang telah ditetapkan.

Keputusan mengenai siapa yang akan mengisi kursi Ketua DPRD Kota Tangerang yang ditinggalkan almarhum Rusdi Alam sepenuhnya berada dalam mekanisme Partai Golkar.

Bagi Saiful Milah, perjalanan menuju kursi pimpinan DPRD kini menjadi kelanjutan dari perjalanan lebih dari tiga dekade—dari aktivis mahasiswa, pendidik, pengelola lembaga keagamaan, aktivis organisasi kemasyarakatan, tokoh pembauran kebangsaan hingga Ketua Fraksi Partai Golkar di parlemen.

Kini, pengalaman panjang tersebut tengah diuji dalam satu pertanyaan: apakah Saiful Milah akan menjadi salah satu dari tiga nama yang direkomendasikan dan akhirnya dipercaya Partai Golkar memimpin DPRD Kota Tangerang?

Jawabannya masih menunggu keputusan partai.

Profil Singkat H. Saiful Milah, S.Pd.I.

H. Saiful Milah lahir di Tangerang, 16 November 1969. Ia merupakan anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Golkar, berasal dari Daerah Pemilihan V, serta bertugas di Komisi IV.

Saat ini ia menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang, Ketua Yayasan Lembaga Islam Tiara Aksara, Pengasuh Pondok Pesantren Daar el-‘Allaamah, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kota Tangerang, serta aktif dalam sejumlah organisasi sosial dan kemasyarakatan.