Sekda Lebak Tekankan Pentingnya Budaya Membaca

oleh 4 views

fajarbanten.co.id-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membudayakan gemar membaca dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.

Menurut Halson, kebiasaan membaca menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas wawasan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta membangun kemampuan masyarakat dalam memilah informasi yang beredar di media sosial.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berbagai informasi yang belum jelas kebenarannya sebelum melakukan pemeriksaan atau verifikasi terhadap sumber informasi tersebut.

Hal itu disampaikan Halson usai membuka Festival Literasi Kabupaten Lebak Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak, Jumat (30/10/2026).

“Kebiasaan membaca penting untuk membangun kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital,” kata Halson.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas masyarakatnya.

Halson berharap Festival Literasi Kabupaten Lebak Tahun 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan pameran maupun seremonial, tetapi mampu menjadi wadah kreativitas sekaligus gerakan nyata dalam menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.

“Festival literasi ini diharapkan bukan sekadar menjadi ajang pameran atau kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah berkreasi sekaligus gerakan nyata untuk menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, hingga lingkungan masyarakat luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak, Eka Prasetiawan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjadi pejuang literasi melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar gerakan literasi dapat berkembang dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Festival Literasi Kabupaten Lebak Tahun 2026, diharapkan tumbuh semangat membaca, berkarya, dan berdaya di tengah masyarakat sehingga literasi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Lebak yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” kata Eka.

Festival Literasi Kabupaten Lebak Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca, meningkatkan kecakapan masyarakat dalam menyikapi informasi, serta mendorong lahirnya generasi yang berpengetahuan dan mampu berpikir kritis di era digital. (Ajat)