Pengurus Baru Perbakin Cilegon Resmi Dilantik, Fokus Persiapan Popda 2026

oleh

FAJARBANTEN.CO.ID- Pengurus Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kota Cilegon periode 2026-2030 resmi dilantik di Aula DPRD Kota Cilegon, Kamis (14/5/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Irwan Sambilani.
Sebanyak 36 pengurus dilantik untuk menjalankan roda organisasi sekaligus memperkuat pembinaan cabang olahraga menembak dan berburu di Kota Cilegon.

Ketua Perbakin Kota Cilegon, Irwan Sambilani mengatakan, pihaknya berkomitmen meningkatkan prestasi atlet selama masa kepengurusan.

Dalam waktu dekat, Perbakin Cilegon akan memfokuskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Provinsi Banten 2026.

“Pelantikan ini menjadi momentum untuk membawa Perbakin lebih baik lagi. Saat ini kami sedang mempersiapkan atlet menghadapi Popda 2026 yang kebetulan tuan rumahnya Kota Cilegon,” ujar Irwan kepada awak media.

Ia menjelaskan, latihan atlet akan segera dijadwalkan guna memaksimalkan persiapan menjelang Popda yang digelar Juni 2026 mendatang dengan venue utama di Stadion Geger Cilegon.

Menurutnya, soliditas pengurus menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pembinaan atlet agar mampu meraih hasil terbaik.

“Perlu kerja keras dalam membina atlet. Pengurus juga harus solid dan kompak supaya target yang diharapkan bisa tercapai,” katanya.

Irwan berharap cabang olahraga menembak dan berburu mampu menyumbangkan medali pada ajang Popda Provinsi Banten tahun ini.

Selain fokus menghadapi Popda, Perbakin Kota Cilegon juga akan mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten. Evaluasi hasil Popda nantinya akan menjadi bahan pembenahan untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.

“Semoga hasil Popda nanti bisa menjadi modal untuk ditingkatkan pada Porprov,” ungkapnya.

Irwan juga menegaskan bahwa olahraga menembak dan berburu merupakan cabang olahraga positif yang dapat menjadi sarana prestasi maupun hobi masyarakat.

Pihaknya berencana rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap kegiatan latihan tetap mematuhi aturan dengan berkoordinasi bersama aparat kepolisian setempat.

“Setiap latihan wajib melapor ke Polsek setempat sebagai langkah antisipasi dan menjaga keamanan,” pungkasnya. (Yogi)