Momentum Usia 500 Tahun, Fraksi Demokrat Soroti Pengelolaan Sampah hingga Percaloan Kerja di Kabupaten Serang

oleh 3 views

SERANG – Peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang dinilai tidak boleh sebatas perayaan seremonial semata. Momentum lima abad ini harus dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap pemerataan pembangunan dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas. Ia menyebut usia 500 tahun merupakan titik refleksi penting untuk melihat sejauh mana capaian pembangunan telah selaras dengan visi, misi, serta realisasi janji politik kepala daerah.

​”Usia 500 tahun ini bukan sekadar angka, melainkan momentum evaluasi bersama. Kita harus melihat apakah pembangunan sudah merata dan benar-benar menyejahterakan masyarakat,” kata Azwar, Kamis (8/10/2026).

​Azwar menyoroti sejumlah isu krusial yang perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Pertama adalah penanganan sampah. Ia menilai Dinas Lingkungan Hidup memerlukan penguatan anggaran dan strategi yang lebih matang agar persoalan sampah teratasi secara mendasar.

​Sektor pendidikan juga tak lepas dari sorotan. Menurutnya, pembenahan gedung sekolah serta penanganan angka anak putus sekolah harus masuk dalam prioritas penganggaran daerah. Di sisi lain, peningkatan infrastruktur jalan dan gorong-gorong perlu terus dilanjutkan guna menopang aktivitas ekonomi masyarakat.

​Terkait isu lingkungan dan pertambangan, Azwar mendesak Pemkab Serang tegas mengawasi aktivitas Galian C tanpa tebang pilih, terutama terkait kelengkapan izin operasional.

​Sementara di sektor ketenagakerjaan, ia menyayangkan keberadaan kawasan industri di Kabupaten Serang yang belum optimal menyerap tenaga kerja lokal. Ia juga menuntut tindakan tegas terhadap praktik percaloan dalam proses rekrutmen pekerja.

​”Banyaknya industri harus memberi dampak nyata bagi warga sekitar. Selain itu, praktik percaloan penerimaan tenaga kerja yang masih marak harus segera dibenahi,” tegasnya.

​Mengenai program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Anas mengapresiasi bantuan dari pemerintah pusat, tetapi menekankan penyalurannya tepat sasaran. Ia juga mengingatkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk memperketat perizinan dan pengawasan site plan perumahan, terutama yang mengalihfungsikan lahan persawahan.

​Selain itu, Anas mendorong agar percepatan pemindahan Pusat Kabupaten (Puspemkab) Serang menjadi salah satu agenda prioritas utama pada tahun 2027.
​Meski memberikan deretan catatan kritis, Fraksi Demokrat tetap memberikan apresiasi atas berbagai program kerja Pemkab Serang yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
​
“Kami menyambut baik program-program Bupati yang sudah berdampak langsung ke masyarakat. Catatan kritis ini disampaikan agar kekurangan yang ada dapat segera disempurnakan,” tutupnya. (Yogi)