FAJARBANTEN.CO.ID-Suasana kebersamaan dan semangat berbagi mewarnai pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah (27/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di area lapas tersebut dilaksanakan dengan penuh khidmat serta melibatkan jajaran petugas dan warga binaan.
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Lapas Cilegon melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 1 ekor kerbau, 2 ekor sapi, dan 16 ekor kambing. Seluruh hewan kurban merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan yang kemudian didistribusikan kepada warga binaan serta pihak-pihak yang membutuhkan.
Sejak pagi hari, suasana di lingkungan lapas tampak ramai namun tetap tertib. Petugas bersama warga binaan saling bergotong royong dalam proses persiapan hingga pendistribusian daging kurban. Momentum tersebut menjadi wujud nyata nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat saling berbagi di Hari Raya Idul Adha.
Kegiatan pemotongan hewan kurban juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan spiritual bagi warga binaan. Melalui momentum Idul Adha, warga binaan diajak memahami makna keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
Kepala Lapas Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan pemotongan hewan kurban ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan rasa syukur kepada seluruh warga binaan maupun petugas,” ujar Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan keagamaan akan terus menjadi bagian penting dalam program pembinaan di Lapas Cilegon.
“Kami berharap momentum Idul Adha ini dapat memberikan pembelajaran yang bermakna bagi warga binaan, bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Lapas Cilegon berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Kehangatan dan semangat gotong royong yang tercipta menjadi gambaran bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan harapan akan perubahan diri tetap tumbuh di tengah proses pembinaan. (*/yogi)
